Text
PERENCANAAN PENINGKATAN JALAN NASIONAL RUAS JALAN MARPOYAN BATAS KUANSING MUARA LEMBU DUMAI KM 76,1 S/D KM 78,2
Jalan raya adalah salah satu prasarana yang akan mempercepat pertumbuhan dan pengembangan suatu daerah serta akan membuka hubungan social, ekonomi, dan budaya antar daerah. Didalam undang- undang Republik Indonesia No. 38 Tahun 2004 tentang prasarana jalan, disebutkan bahwa jalan mempunyai peranan penting dalam mewujudkan perkembangan kehidupan bangsa. Maka jalan darat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat di dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari. Faktor pertumbuhan lalu-lintas di wilayah ini relative tinggi karena merupakan jalan
penghubung antar provinsi, sehingga sangat diperlukan usaha-usaha untuk meningkatkan prasarana transportasi yang ada agar dapat menunjang perekonomian pada daerah tersebut. Berdasarkan hal tersebut diatas, dirasakan perlu adanya peningkatan layanan ruas jalan tersebut. Jaringan jalan ini akan melayani lalu-lintas antar propinsi serta pusat perdagangan / pasar-pasar dan hinterland / pertanian / perikanan / perkebunan produktif di sekitar ruas jalan masuk dan keluar kedaerah terpengaruh kegiatan ini. Studi evaluasi kondisi kerusakan jalan pada studi ini dilakukan dengan survey lapangan dan visual, yaitu mengukur panjang, lebar, kondisi topografi, LHR. Dari data tersebut dapat ditinjau untuk perhitungan geometrik.Perencanaan geometric adalah suatu perhitungan berdasarkan waktu dan daerah lokasi sehingga didapat suatu hubungan yang efisien, aman dan nyaman dalam batas pertimbangane konomi yang layak. Secara umum perencanaan geometric meliputi faktor-
faktor yang mempengaruhi perencanaan geometric jalan yaitu kondisi lalu lintas, keadaan topografi, kondisi geologi, kondi sisosial ekonomi masyarakat, standar perencanaan geometric jalan, standar perencanaan tebal perkerasan dan faktor-faktor perencanaan tebal perkerasan jalan. Studi dilakukan terhadap ruas jalan Marpoyan batas kuansing Dumai dengan panjang ruas jalan sepanjang 2.1 km. Hasil analisa peningkatan jalan marpoyan batas kuansing dumai didapat dengan menggunakan metode analisa komponen dan ditampilkan hasil analisa perhitungan tebal
perkerasan kedalam bentuk gambar, sehingga diperoleh volume dari item pekerjaan. Dalam perencan Rencana Anggaran Biaya (RAB) merunut dari analisa bina marga tahun 2010. Untuk Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada ruas jalan Marpoyan batas kuansing Dumai diperoleh sebesar Delapan Milyar Delapan Ratus Enam Puluh Empat Juta Enam Ratus Enam Puluh Enam Ribu Tiga Puluh Sembilan Rupiah.
Kata kunci :Perkerasan Lentur, Alinyemen vertikal, alinyemen horizontal, Rencana Anggaran Biaya (RAB)
Tidak tersedia versi lain