Text
PERENCANAAN GEOMETRIK DAN TEBAL PERKERASAN KAKU RUAS JALAN SIMPANG HARU PADANG (STA 6+025 – STA 7+175)
Pembangunan sarana transportasi dan perkembangan transportasi yang terjadi disuatu wilayah, memberikan pengaruh baik terhadap kelancaran perkembangan kegiatan ekonomi, sosial, budaya dan kegiatan lainnya baik di daerah itu sendiri maupun daerah sekitarnya. Dengan adanya pembangunan sarana transportasi dapat membuat suatu wilayah menjadi maju. Perkembangan perekonomian yang cukup tinggi tidak diimbangi dengan sarana transportasi yang memadai akan berdampak pada kehidupan masyarakat. Berdasarkan data sekunder yang ada, penulis melakukan perhitungan perencanaan
terhadap pembangunan ruas jalan Simpang haru Padang. Perencanaan geometrik Ruas Jalan Simpang haru Padang mengacu pada peraturan Bina Marga dalam Tata cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota (TPGJAK), perecanaan tebal perkerasan yang akan di bahas adalah tebal perkerasan beton semen (rigid pavement) dan penulangannya yang mengacu pada Perencanaan Perkerasan Jalan Beton Semen, Pedoman XX-2002 serta didukung dengan buku referensi yang membahas terkait dengan bidang tersebut. Hasil perencanaan yang diperoleh dari perhitungan geometrik untuk alinyemen horizontal terdapat 4 tikungan yang mana digunakan model Full Circle (FC) dan untuk alinyemen vertikal terdapat 2 jenis lengkung yaitu lengkung cembung dan lengkung cekung. Perencanaan tebal perkerasan didapat tebal lapis pondasi bawah 125 mm beton K 125, slab
beton dengan tebal 250 mm beton K 350. Perencanaan penulangan diperoleh untuk tulangan memanjang d14-100, tulangan melintang d14-250, untuk tulangan dowel d32-300 dengan panjang 450 mm dan tulangan tie bars d16-300 dengan panjang 750 mm. Setelah jalan ini selesai, diharapkan dapat memperlancar lalu lintas Ruas Jalan Simpang Haru Padang.
Kata kunci : Ruas jalan Simpang Haru, Geometrik, Tebal Perkerasan Kaku
Tidak tersedia versi lain