Text
ANALISIS BACK WATER AKIBAT PENGARUH DEBIT MAKSIMUM PADA SUNGAI BT.LURUS BERMUARA KE BT. BELIMBING KOTA PADANG
Kota Padang juga memiliki 5 sungai besar dan 16 sungai kecil dimana diantara sungai tersebut mempunyai beberapa sungai yang aliran sungainya melintasi daerah disekitar wilayah Kota Padang antara lain Batang Arau, Banjir Kanal, Batang Kuranji dan Batang Air Dingin. Dari sekian banyak sungai di kota Padang, sungai Batang Lurus dan Batang Maransi merupakan salah satu sungai yang memiliki aliran yang melewati kota Padang yaitu pada kawasan Aie Pacah Kecamatan Koto Tangah yang merupakan daerah lintas perkotaan. Pada kawasan Aie Pacah Kecamatan Koto Tangah Kota Padang terdapat beberapa anak-anak sungai Batang Belimbing yaitu Batang Maransi dan Batang Lurus yang melintasi kawasan rencana pusat pemerintahan, daerah persawahan dan pemukiman penduduk. Bila terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi dan durasi yang lama akan mengakibatkan terjadinya limpasan pada saluran irigasi terutama di kawasan areal Terminal Regional Bingkuang Kelurahan Aie Pacah Kecamatan Koto Tangah. Hal ini menyebabkan banjir dengan kemungkinan ketinggian genangan mencapai 0,5–1 m. Bencana banjir yang terjadi akibat limpasan air sungai tersebut dapat mengakibatkan kegiatan dan aktifitas masyarakat khsusunya didaerah sekitar sungai dapat terganngu Topografi daerah tersebut merupakan daerah yang relative datar. Pengaruh terhadap backwater (air balik) apabila terjadi debit maksimum yang akan mempengaruhi kenaikan muka air banjir pada sungai pembuang yang ada dan tidak dapat membuang air buangan ke alur sungai..Ketika waktu banjir bersamaan, maka tinggi muka air banjir di penampang air semakin besar karena terjadi aliran balik, untuk itu perlu dilakukan upaya-upaya untuk meminimalisir dampak negative yang mungkin terjadi. Bedasarkan dari hasil uji distribusi diperoleh setelah di uji dengan Chi-Square dan Smirnov Kolmogorov. Jenis distribusi yang cocok untuk analisa curah hujan maksimum wilayah studi adalah metode Gumbel, maka didapat nilai curah hujan rencana sebagai periode ulang 2, 5, 10, 25, 50 tahun.Dari hasil tersebut untuk mencari debit maksimum menggunakan metode Weduwen. Karena debit penampang mendekati pada kala ulang 25 tahun jadi debit rencana yang digunakan adalah kala ulang 25 tahun untuk menganalisa tinggi muka air normal dan kritis. Setelah mendapatkan nilai Yn dan Yc maka di hitung pengaruh back water dengan menggunakan metoda tahapan lansung (Direct Step Method). Dari hasi yang didapatkan untuk mengantisipasi akibat dari back water maka disarankan membuat bangunan pengendali seperti bangunan terjun, pintu klep, dan drop structure. Selain dari bangunan pengendali perkuatan tebing juga perlu di perhitungkan untuk menahan akibat yang mungkin terjadi.
Kata Kunci : Back Water, Air Balik,
Tidak tersedia versi lain