Text
pengaruh pewarnaan dan tekanan cetak pada saat pembuatan paving block dengan komposisi 5% dengan berat fly ASH terhadap kuat tekanan
Fly ash merupakan sisa pembakaran batu bara yang dapat dimanfaatkan sebagai
campuran pembuatan paving block sehingga mempunyai nilai ekonomis,karena
penggunaan fly ash dapat mengurangi biaya dalam pembuatan Paving block. Paving block
adalah suatu komposisi bahan bangunan yang dibuat dari campuran semen portland, air
dan agregat dengan atau tanpa bahan tambahan lainnya yang tidak mengurangi mutu beton
(SNI 03-0691-1996). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pewarnaan untuk
tekanan cetak pada saat pembuatan paving block dengan komposisi 5% berat fly ash
terhadap kuat tekan. Pencetakan Paving block yaitu dengan tekanan 55, 65, 75, 85, 95
kg/cm2 dan dengan Variasi komposisi pewarna 0% pewarna (pewarna) 50% pewarna
(6,67g) 75% pewarna (10g)100% pewarna(13,33g) dengan penambahan komposisi 5 %
berat fly ash. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai Kuat Tekan tertinggi pada variasi
Tekanan adalah pada tekanan 95 kg/cm2 pewarna 50% pewarna,hasil tertingi adalah
sebesar 2,08 g/cm3 dan nilai terendah pada tekanan 55 kg/cm2 sebesar 1,95 g/cm3
, Sedangkan nilai tertinggi pada Uji penyerapan Air didapat pada tekanan 55 kg/cm2 dan
pewarnaan 50 %, nilai tertinggi adalah 10,81% dan nilai terendah di dapat pada tekanan
95kg/cm2 dan pewarnaan 75%(10g) dengan nilai 3,88%.. Hal ini disebabkan karena bahan
pewarna mengandung Fe2O3 yang sifatnya mengikat jika disatukan dengan beton sehingga
menutupi rongga antar partikel atau porositas pada paving block yang membuat tingkat
kepadatan paving block semakin menurun (SNI 03-0691-1996).
Kata kunci : fly ash, pewarna, paving block, kuat tekan, SNI
Tidak tersedia versi lain