Text
PERENCANAAN JARINGAN PIPA TRANSMISI DAN DISTRIBUSI UTAMA KAWASAN SIJUNJUNG DENGAN SIMULASI EPANET 2.0
Kawasan Sijunjung adalah kawasan yang berada di Ibu Kota Kabupaten Sijunjung saat ini memiliki Sistem penyediaan air minum yang terdiri dari sistem perpipaan dan non perpipaan ( sumur ). Namun kondisi eksisiting perpiaan saat ini dengan kapasitas sebesar 50 l/dt, belum mampu melayani secara maksimal dan masih ada penggiliran air, hal ini disebabkan keterbatasan sumber air. Kondisi eksisting saat ini baru memiliki tingkat pelayanan sebesar 21,2 %. Perencanan ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan air sampai dengan 15 tahun kedepan dan sistem perpiaan sesuai kondisi hidrolis yang ada. Simulasi jaringan pipa dilakukan dengan bantuan program Epanet 2.0. Besarnya kebutuhan air disesuaikan dengan permintaan daerah yang dilayani. Berdasarkan analisa hasil perhitungan tahun 2029 diketahui besar total debit untuk bisa melayani 80% kebutuhan penduduk sebesar 145 liter/detik. Perhitungan dilakukan dengan simulasi kondisi tidak permanen dengan kebutuhan air berubah sesuai dengan kebutuhan tiap jamnya. Berdasarkan hasil akhir simulasi, dengan menggunakan program Epanet 2.0, bahwa sistem jaringan pipa dapat berjalan dengan baik. Hal ini berdasarkan kondisi tekanan, kecepatan dan headloss yang sudah sesuai dengan syarat perencanaan yang mampu untuk memenuhi kebutuhan air bersih di daerah studi.
Kata kunci: air bersih, jaringan perpipaan, simulasi program Epanet 2.0
Tidak tersedia versi lain