Text
PENGARUH TEMPERATUR PERENDAMAN TERHADAP CAMPURAN PANAS ASPAL AGREGAT(AC-BC)
Perkerasan lentur pada umumnya merupakan lapis beraspal yang termoplastis menjadikan karakteristik lapisan beraspal sangat sensitive terhadap
temperatur. Seiring dengan perkembangan ilmu perancangan tebal lapisan perkerasan yang mengarah pada penggunaan metoda mekanistik, pengetahuan mengenai modulus elastisitas dan hubunganya dengan temperatur yang sangat penting dan mempengaruhi nilai parameter Marshall yang dihasilkan penelitian ini. Metode uji Marshall digunakan pada benda uji campuran asphalt concrete- binder coarse (AC-BC) campuran aspal dengan butiran agregat bergradasi menerus ini menggunakan aspal pen 60/70 produksi Pertamina. Penulis melakukan uji Marshall untuk mendapatkan nilai kadar aspal optimum (KAO) dan dengan campuran optimum tersebut benda uji dilakukan perendaman dalam waterbath dengan variasi temperatur 500C, 600C,700C selama 40 menit. Sedangkan untuk campuran variasi temperatur perendaman dilakukan pada masing-masing kadar aspal, yaitu 5%,5.5%, 6%, 6.5%, 7% yang kemudian dilakukan uji Marshall untuk didapat nilai karakteristik campuran. Pada hasil penelitian, ditemukan hasil nilai karakteristik campuran AC – BC dengan Pengaruh Temperatur 50 0c, 60 0c, dan 70 0c memenuhi nilai karakteristik Marshall. Bisa dilihat pada hasil pengujian Marshall nilai kadar aspal optimum temperatur 500c didapat kadar aspal 6,5%, pada kadar aspal
optimum temperature 600c pada kadar aspal 6,5% dan 700c didapat kadar aspal
optimum pada kadar aspal 6,5% . Kata Kunci : Temperatur Perendaman; Uji Marsahall.
Tidak tersedia versi lain