Text
Analisa Optimasi Rugi-rugi Daya Sebelum dan Sesudah Adanya GI Kambang pada SUTM 20 kV di PT. PLN (Persero) Rayon Painan
Penambahan Gardu Induk Kambang menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kebutuhan energi listrik didaerah Pesisir Selatan dan untuk mengatasi rugi-rugi daya yang terjadi. Rugi-rugi daya dapat disebabkan kerena panjangnya saluran dan suhu pada penampang. Dari hasil simulasi ETAP 12.6 dapat diketahui nilai rugi-rugi daya pada saluran sebelum penambahan GI Kambang untuk feeder B3 sebelum 48,87498 Watt menjadi 43,68133 Watt, feeder painan sebelum 46,64072 Watt menjadi 41,6435 Watt, feeder Balai Selasa sebelum 13,7311 Watt menjadi 9,13906 Watt dan pada feeder Batang Kapas dimana sebelum 14,2142 Watt menjadi 20,7746 Watt. nilai drop tegangan yang terjadi sebelum penambahan GI Kambang pada Bus Teluk Bayur mengalami penurunan sebelum 1,7078% menjadi 1,4971%, pada Bus Painan sebelum 16,5637% menjadi 14,4427%, dan penurunan yang cukup bagus terjadi pada Bus Lakuak dimana sebelum 20,279% menjadi 16,7951%. efisiensi pada feeder B3 dimana sebelum 49,5226% menjadi 49,4501%, pada feeder Painan sebelum sebesar 50,4774% setelah ada GI sebesar 50,5499%, pada feeder Balai Selasa sebelum 26,7106% menjadi 17,9469% dan Pada feeder Batang Kapas sebelum 25,3568% menjadi 34,7445%.
Kata kunci: Rugi-rugi Daya, Drop Tegangan, Efisiensi, Gardu Induk (GI)
Tidak tersedia versi lain