Text
ANALISA KESEIMBANGAN AIR SISTEM IRIGASI PADA D.I. BATANG SINAMAR KABUPATEN TANAH DATAR
Air adalah faktor utama yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup. Ketersediaan air dalam kuantitas dan pendistribusiannya pada satu musim tanam
merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi pemanfaatan lahan untuk kebutuhan air irigasi. Sumber air yang diperlukan untuk kebutuhan air irigasi berasal dari curah hujan, sistem irigasi berasal dari air permukaan (sungai, danau) dan air tanah. Pemanfaatan air hujan untuk pertanian cukup besar dalam memenuhi kebutuhan airnya, tetapi air hujan tidak bisa diatur sesuai pada saat dibutuhkan. Tujuan penelitian ini ialah untuk memenuhi Kebutuhan Air irigasi ke seluruh areal persawahan sangat tergantung dengan Ketersediaan Debit Air sungai yang ada. Perhitungan ketersediaan air berdasarkan data curah hujan dengan menggunakan metode F.J.Mock sehingga didapat debit aliran permukaan. Sistem irigasi dengan pemanfaatan air permukaan sangat efektif dibandingkan pemanfaatan dengan air hujan. Ketersediaan Air Permukaan ditentukan dengan metode Keseimbangan Air, berdasarkan dari hujan yang turun dikurangi dengan total penguapan dan pengaruh redistribusi air dalam tanah. Berdasarkan dari hasil perhitungan dengan menggunakan metode F.J.Mock dan data curah hujan yang ada maka di dapatlah debit andalan/debit minimum sebesar 0,870 m3 /dt , sedangkan debit maksimum sebesar 20,043 m 3 /dt . Agar air dapat terairi ke seluruh areal persawahan pada Daerah Irigasi Batang
Sinamar dengan luas areal 3200 ha membutuhkan air maksimum sebesar 5,941 m 3 /dt ini terjadi di bulan Maret alternatif I.
Kata Kunci : Keseimbangan Air Untuk Irigasi.
Tidak tersedia versi lain