Text
ANALISA KINERJA ALAT PENGERING PADI JENIS RESIRKULATING TERINTEGRASI DENGAN TUNGGKU BISOMASSA
Indonesia merupakan negara agraris karena sebagian besar penduduk Indonesia mempunyai pencahaarian di bidang pertanian atau bercocok tanam. Sebagai agraris, pertanian di Indonesia menghasilkan berbagai macam tumbuhan komoditas ekspor,
salah satu contohnya adalah padi. Padi merupakan sumber pagan utama di Indonesia, lebih dari 90% penduduk Indonesia mengonsumsi olahan padi. Tapi fenomena yang terjadi pada masyarakat Sumatra Barat khususnya daerah kota Padang mengeringkan hasil panen padi mengunakan sinar matahari langsung (penjemuran), namun mutu beras yang dihasilkan cukup rendah dan kehilangan hasil padi cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kinerja alat pengering padi tipe alat aliran campur (mixed flow paddy dryer) terintegrasi dengan tungku biomasssa. Alat pengering ini terdiri dari bucket elevator, vibrator, tungku biomasa, saluran udara panas, kolom pengering dan blower. Padi dikeringkan sebanyak 315 kg dengan kadar air awal 20,3 % hingga berat padi 290,10 kg dengan kadar air akhir 13,45% pada suhu rata-rata pengeringan 83 OC dan kelembapan relatif rata-rata sebesar 5,6%. Efisiensi termal maksimum, minimum dan rata-rata alat pengering diperoleh masing-masing sebesar 27,72%, 13,21 % dan 21,44 %. Dan juga efisiensi tungku biomassa maksimum, minimum dan rata-rata diperoleh masing-masing sebesar 67,6%, 57,6% dan 64,3%. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa alat pengering padi jenis aliran campur
terintegrasi dengan tungku biomassa memiliki efisiensi pengeringan dan efisiensi tungku yang cukup tinggi.
Kata Kunci : Padi, Efisiensi, Tungku Biomassa dan Aliran Campur
Tidak tersedia versi lain