Perpustakaan Institut Teknologi Padang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PENGARUH TEMPERATUR TERHADAP KETANGGUHAN DAN UJI NILAI KALOR BIO-BRIKET TKKS DENGAN METODE PERLAKUAN TANPA PEREKAT
Penanda Bagikan

Text

PENGARUH TEMPERATUR TERHADAP KETANGGUHAN DAN UJI NILAI KALOR BIO-BRIKET TKKS DENGAN METODE PERLAKUAN TANPA PEREKAT

RIZQI HABIBULLAH - Nama Orang;

Energi merupakan permasalahan utama dunia saat ini. Diperlukan suatu solusi untuk
mengatasi masalah ini. Salah satu solusi yang saat ini digalakkan oleh pemerintah
adalah penggunaan energi alternatif sebagai pengganti bahan bakar fosil. Bahan bakar
alternatif yang sudah beredar di masyarakat salah satunya adalah briket. Salah satu
energi alternatif tersebut adalah pemanfaatan biomassa sebagai briket dari Tandan
Kosong Kelapa Sawit. Pada serat TKKS mengandung salah satu unsur kimia yaitu
lignin, lignin dihasilkan pada temperatur pemanasan pada suhu 150°C hingga 200°C.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur cetakan terhadap
karakteristik briket serat TKKS dengan cara menguji ketangguhan dan nilai kalor.
Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah serat TKKS yang diperoleh di
industri pengolahan kelapa sawit. Sebelum dilakukan pembriketan, cetakan dipanaskan
terlebih dahulu. Ada tiga perlakuan yaitu, temperatur cetakan 150 °C, 200 °C dan 250
°C. Pembriketan dilakukan dengan cara pemadatan bahan baku pada cetakan dengan
waktu penahan 20 menit. Pembuatan briket dilakukan tanpa menambahkan bahan lain
untuk perekat. Hasil penelitian menunjukan nilai kalor yang dihasilkan temperatur cetak
150 °C yaitu 4117.79 cal/gr, temperatur cetak 200 °C sebesar 4645.08 cal/gr, sedangkan
temperatur cetak 250 °C yaitu 5256.29 cal/gr. Untuk hasil pengujian drop test
temperatur cetak 150 °C yaitu 5.79%, temperatur cetak 200 °C sebesar 4.17%.
sedangkan temperatur cetak 250 °C yaitu 8.40%.
Kata kunci : temperatur cetak, serat TKKS, briket, uji drop test dan nilai kalor.


Ketersediaan
#
Perpustakaan ITP 1811-060
1811-060
Tersedia - Available
Informasi Detail
Judul Seri
TUGAS AKHIR TEKNIK MESIN SARJANA
No. Panggil
1811-060
Penerbit
Padang : Fakultas Teknik ITP., 2018
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2013110027
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
computer
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
RIZQI HABIBULLAH
Informasi Lainnya
NIM
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • ABSTRAK
  • Harap masuk untuk melihat lampiran
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Institut Teknologi Padang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?