Text
ANALISIS CAMPURAN FLY ASH PADA SEMEN UNTUK BETON NORMAL
Beton adalah suatu campuran yang terdiri dari pasir, kerikil, batu pecah atau agregat lain yang dicampur menjadi satu dengan suatu pasta yang terbuat dari semen dan air membentuk suatu massa mirip batuan. Beton banyak dipakai secara luas sebagai bahan bangunan. Kualitas beton ditentukan dengan pemilihan bahan pembentuk beton, perhitungan proporsi, cara pengerjaan dan perawatan serta pemilihan bahan tambah yang
sesuai dengan kadar optimum yang diperlukan. Fly ash sebagai material silika adalah material pozzolan yang paling banyak digunakan sebagai bahan tambah ataupun sebagai bahan pengganti sebahagian material semen. Penggunaan fly ash dapat mengurangi pemakaian semen sehingga biaya pekerjaan lebih ekonomis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan memakai abu terbang (fly ash) pada campuran beton sebagai penganti sebahagian semen dengan variasi 0%, 25%, 35% dan 45% dari berat semen serta sampel kubus ukuran 150x150x150 mm.
Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada umur beton 7, 14,dan 28 hari menggunakan Universal Testing Machine (UTM). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa pemakaian kadar fly ash yang bervariasi terhadap berat semen sebesar (0%, 25 %, 35 %,
dan 45 % ) pada umur rencana yang ditentukan atau ditetapkan didapatkan nilai kuat tekan beton yang direncanakan yaitu K-225 pada masing – masing variasi campuran tetapi terjadi penurunan kuat tekan beton terhadap beton normal 0% fly ash. Penurunan kuat tekan beton
disebabkan oleh reaksi hidrasi yang terjadi berlangsung lambat dan berlaku lebih lama dari pada beton 0% fly ash.Menurut saya dari hasil penelitian ini dapat digunakan untuk suatu pekerjaan konstruksi sederhana seperti rumah tinggal (1 lantai) ataupun jenis bangunan yang tidak terlalu beresiko tinggi.
Kata Kunci : Fly ash, Pozzolan, UTM.
Tidak tersedia versi lain