Text
PENGARUH PEMAKAIAN FLYASH SIJANTANG SEBAGAI PENGGANTI SEMEN UNTUK BETON NORMAL
Beton pada umumnya tersusun dari tiga bahan penyusun utama yaitu semen,agregat dan air. Jika diperlukan bahan tambahan ( admixture ) dapat ditambah untuk mengubah sifat-sifat tertentu dari beton tersebut. Untuk mendapatkan produk beton yang bermutu diperlukan kualitas dan mutu agregat yang digunakan untuk campuran beton. Secara umum ada yang belum mengetahui, misalnya mereka menggunakan tambahan material lain pengganti semen seperti abu terbang ( fly ash ) sebagai material untuk campuran beton. Penambahan abu terbang (fly ash) pada campuran beton bersifat pozzolan, sehingga bisa menjadi bahan tambah mineral yang baik untuk beton. Pozzolan adalah bahan yang mengandung silika dan aluminium yang bereaksi secara kimia dengan kalsium hidroksida pada temperatur biasa membentuk senyawa bersifat
cementitious (bersifat mengikat). Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kekuatan tekan beton akibat penggantian sebagian semen dengan fly ash untuk beton normal. Dengan variasi campuran fly ash 10%, 20% dan 30%. Hasil dari penelitian dengan adanya campuran fly ash Sijantang sebagai pengganti semen, terdapat perbedaan nilai kuat tekan. Dimana hasilnya setelah umur 28 hari adalah, dari campuran 10%, 20% dan 30% yaitu sebesar 23.92 MPa, 24.30 MPa, dan 22.84 MPa terhadap kuat tekan beton normal. Penurunan yang
terjadi setelah umur 28 hari dengan campuran fly ash 10%, 20%, dan 30% yaitu sebesar 8.71%, 7.23%, dan 12.81% terhadap kuat tekan beton normal. Tidak ada campuran fly ash yang mencapai kuat tekan rencana 25MPa.
Kata kunci: Beton, flyash, kuat tekan beton.
Tidak tersedia versi lain