Text
Analisa Karakteristik Sinyal Getaran Akibat Ketidakseimbangan Massa (Imbalance) Pada Prototipe Mesin Rotari
Getaran ditemukan hampir di setiap mesin rotari. Getaran pada mesin rotari umumnya akibat dari kesalahan mekanik, diantarannya karena ketidakseimbangan massa (imbalance), misalignment, kelonggaran, dan penyebab lainnya. Imbalance adalah penyebab getaran yang paling sering terjadi pada mesin rotari. Imbalance selalu menyebabkan getaran dan menghasilkan gaya siklik yang berlebihan di bantalan, sehingga mengurangi performa mesin. Dalam penelitian ini sebuah instrumen virtual berbasis LabVIEW+Arduino untuk mengakuisisi dan menganalisis getaran sebuah prototipe mesin rotari akibat
imbalance. Prototipe mesin rotari ini terdiri dari sebuah motor induksi AC, sistem katrol-sabuk dan sistem poros-rotor yang ditumpu dengan dua buah bantalan. Pada sistem poros-rotor, dua buah disk (disk kiri (LD) dan disk kanan (RD)) ditempatkan pada posisi di antara dua tumpuan poros dengan jarak yang sama. Pengujian pertama dilakukan dengan mengukur getaran sistem poros-rotor tanpa penambahan massa tak seimbang. Kemudian dilakukan pengukuran getaran poros-rotor dengan menambahkan massa tak seimbang pada LD dan RD dengan tujuh variasi penempatan massa tak seimbang pada kedua disk dengan cara massa tak seimbang pada LD dan RD ditambahkan dengan perbedaan orientasi sebesar 0o, 30o , 60o, 90o , 120o
, 150o dan 180o . Getaran diukur dengan menggunakan empat buah accelerometer berbasis mikro-elektro-mekanikal sistem (MEMS) pada kedua rumah bantalan searah sumbu-x dan sumbu-y. Getaran yang terukur dalam domain waktu ditransformasi ke dalam domain frekuensi dengan menggunakan metode Fast Fourier Transfrom (FFT) yang telah dimuat pada instrumen virtual yang dikembangkan. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa karakteristik getaran akibat imbalance akan menyebabkan sistem bergetar pada frekuensi yang sama dengan frekuensi putaran poros. Dari ketujuh variasi penempatan massa tak seimbang diperoleh amplitudo getaran tertinggi pada penempatan massa tak seimbang dengan perbedaan orientasi 30o antara massa takseimbang di LD dengan yang ada di RD.
Kata Kunci : prototipe mesin rotari, bantalan, disk, instrumen virtual, accelerometers berbasis MEMS, frekuensi getaran.
Tidak tersedia versi lain