Text
PENGARUH KOMPOSISI FLY ASH PADA MANUFAKTUR KERAMIK LANTAI TERHADAP UJI KEKERASAN
Pertambahan jumlah produksi Fly ash menyebabkan dampak negatif pada
lingkungan, sehingga salah satu solusi untuk mengatasi dampak tersebut adalah
dengan cara memanfaatkan Fly ash sebagai raw material untuk membuat keramik
lantai, pembuatan keramik dengan campuran Fly ash, Clay dan Silika. Fly ash yang
digunakan berasal dari sisa pembakaran batubara pada pembangkit listrik tenaga uap
Sijantang Sawahlunto. Dalam penelitian ini Fly ash dijadikan sebagai matrik dan
komposisi divariasikan yaitu: (100 wt.% Fly ash + 0 wt.% Clay + 0 wt.% Silika), (80
wt.% Fly ash + 5 wt.% Clay + 15 wt.% Silika), (70 wt.% Fly ash + 15 wt.% Clay +
15 wt.% Silika), (60 wt.% Fly ash + 25 wt% Clay + 15 wt.% Silika), (50 wt.% Fly
ash + 35 wt.% Clay + 15 wt.% Silika). Spesimen uji dibuat berbentuk balok dengan
ukuran (L = 50 mm, B = 7 mm, W = 8 mm). Spesimen uji kemudian di-sinter pada
suhu 1100 oC dengan laju pemanasan 19,4 oC/menit. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa nilai kekerasan yang tertinggi terjadi pada spesimen 50 wt% fly sebesar: 73,96
dan nilai kekerasan yang terendah didapatkan pada spesimen 100 wt% Fly ash
sebesar: 51,46.
Kata Kunci : Fly ash, Clay, Silika, Uji Kekerasan, Keramik Lantai.
Tidak tersedia versi lain