Text
Sistem Otomatisasi Palang Pintu Kereta Api Berbantuan Arduino (Studi Kasus : PT. Kereta Api lndonesia Rayon Padang)
Penelitian ini menjelaskan tentang sistem otomatisasi palang pintu kereta api berbantuan arduino dengan tujuan untuk mengurangi resiko kecelakaan yang diakibatkan oleh faktor human error atau kelalaian petugas. Otomatisasi mengandung pengertian sebagai sebuah perangkat/alat yang bekerja secara sendiri sesuai dengan fungsinya, tanpa menunggu perintah dari luar. Sedangkan arduino adalah sebuah komputer kecil yang dapat diprogram untuk melakukan banyak hal, berinteraksi dengan dunia melalui sensor elektronik. Penelitian ini menggunakan dua buah sensor, yaitu sensor getar sw-420 yang digunakan untuk menutup palang pintu dan sensor LDR yang digunakan untuk membuka palang pintu. Hasil perbandingan pengukuran besar getaran kereta api menggunakan sensor getar sw420 menunjukkan bahwa besar getaran pada rel sungguhan dua kali lebih besar dibanding dengan besar getaran pada rel mainan dengan nilai 594718 Hz berbanding 287461Hz, hal ini disebabkan karena ukuran dari kereta api yang berbeda. Kemudian untuk penggunaan sensor LDR menunjukkan bahwa nilai maksimum intensitas cahaya yang bisa ditangkap oleh sensor LDR sebesar 1024 ηF, tetapi pada penelitian ini ditetapkan nilai intensitas cahaya sebesar 800 ηF. Jadi, dengan penggunaan sensor tersebut, maka sistem otomatisasi palang pintu kereta api dapat berfungsi dengan baik, sehingga dapat membantu pengaturan lalu lintas pada pintu perlintasan kereta api dan dapat mengurangi tingkat kecelakaan pada pintu perlintasan kereta api yang disebabkan oleh human error pada saat operasional sedang berjalan.
Kata Kunci : Otomatisasi, Arduino, sensor getar sw-420, sensor LDR
Tidak tersedia versi lain