Text
KAJIAN CAMPURAN PANAS AGGREGAT (AC-WC) DENGAN SEMEN SEBAGAI FILLER BERDASARKAN UJI MARSHALL
Sebagai salah satu alternatif penanganan dari aspek perkerasan jalan beraspal yang relatif tahan terhadap kerusakan dini pada lapisan beraspal adalah menggunakan rancangan campuran beraspal panas yang dimodifikasi sesuai dengan tuntutan lapangan, yang memperhitungkan beban lalu lintas yang lewat serta relatif tingginya temperatur perkerasan. Dengan penggunaan aspal beton ( Aspalt Concerete –Wearing Coarse) yang merupakan perpaduan antara aspal cair dengan material 0,5-1, 1-2, dan abu batu semi ekstraksi tambah semen sebagai filler, berfungsi sebagai aspal dan pengisi, rongga dalam campuran beraspal diharapakan kinerja campuran beraspal panas dapat mengantisipasi kerusakan dini
yang terjadi pada ruas-ruas jalan yang melayani beban lalu lintas berat dan temperatur tinggi. Penelitian ini bertujuan yaitu untuk mengetahui perbandingan antara aspal AC-WC biasa pen 60/70 dengan penambahan semen sebagai filler sebesar 0,2% , 3.0% dan 4,0% dengan agregat kasar batu pecah hasil stone crusher dan agregat halus berupa crusher dust yang tersedia di PT. Statika Mitra Sarana. Dari analisa dan pembahasan yang dilakukan, didapat kadar aspal optimum yaitu 6.3% dan jenis campuran aspal AC-WC pada penambahan kadar semen 0 % (tanpa semen) 2.0%, 3.0% dan 4.0% .
Tidak tersedia versi lain