Text
PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH GYPSUM TERHADAP PARAMETER GESER TANAH LEMPUNG SEBAGAI SUB GRADE JALAN
Stabilisasi adalah salah satu langkah untuk mengantisipasi sifat kekuatan geser pada tanah. Tanah merupakan dasar dari suatu struktur atau konstruksi, baik itu konstruksi bangunan maupun konstruksi jalan yang sering menimbulkan masalah bila memiliki sifat-sifat yang buruk. Sifat-sifat tanah yang buruk dan kurang layak untuk dijadikan sebagai dasar suatu bangunan atau konstruksi seperti plastisitas yang tinggi, perubahan volume yang besar dan potensi kuat geser yang rendah. Berbagai cara digunakan untuk memperbaiki kekuatan dari tanah lempung, diantaranya dengan penambahan bahan kimia. Pada penelitian ini digunakan campuran limbah gypsum untuk menstabilisasi tanah,tanah di ambil di
jalan raya Bypass Km 17–18, dengan jarak 100 m dari tepi jalan dan dengan kedalaman 1,5 m. Kemudian tanah tersebut dicampurkan dengan limbah gypsum. Pencampuran limbah gypsum dengan menggunakan persentase 0% 4%, 6% dan 8% dengan masa perawatan 3 hari. Pengujian yang dilakukan yaitu pengujian fisik tanah dan pengujian mekanik tanah. Hasil dari pengujian menunjukkan semakin besar persentase limbah gypsum, dapat menaikan nilai Gravitas Khusus (GS), batas plastis (PL), batas susut (SL) dan sudut gesek dalam () serta menurunnya nilai
batas cair (LL), Indeks Plastik (PI ) nilai kohesi (c). Dari hasil optimasi untuk sifat fisisdan mekanis tanah lempung kadar campuran yang paling baik adalah 8%
Kata kunci : lanah lempung stabilisasi, limbah gypsum , fisis, mekanis, kuat geser
Tidak tersedia versi lain