Text
ANALISA PRESTASI PENGERING PADI JENIS FLUIDISASI TIPE HORIZONTAL MENGGUNAKAN PEMANASA MULA UDARA
Indonesia merupakan negara dengan tingkat konsumsi beras mencapai 124,89
kg/kapita/tahun oleh karena itu peningkatan produksi beras saat ini menjadi prioritas.
Akan tetapi, kehilangan gabah hasil panen yang disebabkan oleh proses penjemuran
dibawah sinaran matahari langsung cukup tinggi dimana bisa mencapai 2% dari jumlah
gabah itu sendiri. Sumatera Barat termasuk daerah mempunyai lahan padi sawah yang
luas, namun petani masih mengeringkan padi dengan metoda tradisional yaitu
menjemur secara langsung di bawah sinaran matahari dan menggunakan pengering
buatan jenis plat datar (tumpukan). Tujuan Penelitian ini dilaksanakan adalah untuk
menguji prestasi alat pengering jenis fluidisasi tipe horizontal sistem terbuka
menggunakan pemanas mula udara untuk mengeringkan padi. Alat pengering ini terdiri
dari beberapa komponen utama yaitu tungku biomassa dua tingkat, kolom pengering,
blower, saluran udara, dan siklon. Hasil Penelitian dilakukan pada temperatur sebesar
59,6 oC, padi yang dikeringkan sebanyak 14 kg dengan kadar air awal padi sebesar 24%
hingga kadar air akhir 13,07 % dan lama pengeringan 50 menit dengan bahan bakar
2,75 kg arang tempurung kelapa, didapatkan laju pengeringan rata-rata sebesar 2,11
kg/menit. Laju penguapan air spesifik rata-rata 0,31 kg/kWh dan efisiensi thermal rata-
rata pengeringan 20,78 % dimana konsumsi energi thermal spesifik (STEC) rata-rata
1,5 kWh/kg, konsumsi energi listrik spesifik (SEEC) rata-rata 2 kWh/kg dan konsumsi
energi spesifik (SEC) rata-rata 3,5 kWh/kg. Dengan demikian dapat disimpulkan alat
pengering padi jenis fluidisasi tipe horizontal menggunakan pemanas mula udara
memiliki efisiensi yang cukup tinggi dengan konsumsi energi yang rendah.
Kata kunci : padi, pengering, fluidisasi horizontal, pemanas mula udara, prestasi dan
konsumsi energi
Tidak tersedia versi lain