Text
TERINTEGRASI DENGAN TUNGKU BIOMASSA UNTUK MENGERINGKAN KERUPUK UBI KAYU
Ubi kayu atau singkong (manihot eculenta crants) merupakan produk hasil pangan terbesar kedua di Indonesia setelah padi. Ubi kayu juga sumber kalori yang mengandung karbohidrat 85,86 % dan pati sebanyak 74,81 % dalam keadaan segar. Selain dapat dikonsumsi secara langsung, ubi kayu dapat dijadikan bahan baku kerupuk ubi kayu. Selama ini proses pengeringan kerupuk dilakukan dengan cara menjemur langsung di bawah sinar matahari sehingga produk yang dihasilkan kurang baik. Untuk meningkatkan kualitas kerupuk maka dibuatlah alat pengering terowong terintegrasi dengan tungku biomassa. Alat ini dibuat untuk mengetahui perbedaan waktu pengeringan dengan cara tradisional dan untuk menentukan efisiensi alat pengering dibantu dengan tungku biomassa sebagai sumber panas. Alat pengering ini terdiri dari tungku biomassa, terowong pengering, turbin ventilator, exhaust fan dan blower. Pengeringan 20.7 kg dilakukan terhadap kerupuk ubi kayu yang memiliki kadar air awal 55 % hingga berkurang menjadi 17 % dengan cara pemanasan udara dari tungku biomassa selama 90 menit. Untuk mengetahui kadar air setelah pengeringan terlebih dahulu ditentukan kadar air awal dengan cara mengeringkan bahan menggunakan oven sampai bahannya kering. Kemudian pengeringan dilakukan pada alat pengering, dengan menimbang bahan setiap 15 menit untuk mengetahui penurunan kadar air bahan. Biomassa yang digunakan arang tempurung sebanyak 3 kg, dimasukkan secara bertahap sebanyak 1 kg setiap 30 menit. Temperatur rata-rata keluar dari tungku biomassa sebesar 60.1 °C dan masuk ke ruang pengering sebesar 52 °C. Dari pengujian yang telah dilakukan, diperoleh efisiensi alat pengering maksimum dan rata-rata masing-masing 53.58 % dan 31.2 %. Spesific moisture evaporation rate (SMER) rata-rata 0.47 kg/kWh, laju pengeringan rata-rata 5.42 kg/h. Dari hasil penelitian alat ini dapat mengeringkan kerupuk dengan cepat dan bisa dilakukan secara terus menerus saat cuaca mendung.
Kata kunci: ubu kayu, kerupuk, biomassa, alat pengering terowong, efisiensi alat pengering
Tidak tersedia versi lain