Perpustakaan Institut Teknologi Padang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of STUDI PERBANDINGAN AZIMUTH MATAHARI PENGAMATAN SORE HARI DENGAN AZIMUTH GPS GEODETIK
Penanda Bagikan

Text

STUDI PERBANDINGAN AZIMUTH MATAHARI PENGAMATAN SORE HARI DENGAN AZIMUTH GPS GEODETIK

IRSYAD DALIMO PUTRA - Nama Orang;

Sejak ratusan tahun yang lalu peradapan manusia sudah menggunakan benda-benda langit seperti bulan, bintang dan matahari untuk penentuan posisi suatu titik. Seperti para pelaut menggunakan benda-benda langit sebagai papan penunjuk jalan mereka. Jauh sesudah itu astronomer dan matematikawanberkebangsaan Arab Al-khwarizmi dengan teori aljabarnya,
pada tahun 800-an membuat model matematik untuk menentukan posisi dengan rumus yang dikenal sekarang dengan ilmu ukur sudut dan trigonometri. Semenjak itulah orang-orang mulai mengembangkan penentuan posisi yang lebih akurat dengan menggunakan benda-benda langit. Dalam penentuan posisi kita tidak dapat mengabaikan yang namanya azimut apalagi yang berhubungan dengan pekerjaan yang menyangkut geodesi. Azimut diperlukan bukan saja untuk memberi orientasi utara terhadap peta, tetapi lebih penting untuk mengontrol ukuran-ukuran sudut pada ukuran poligon dan triangulasi. Khususnya di daerah-daerah dimana belum ada titik-titik dasar kontrol yang berlebihan dengan penentuan azimuth melalui pengamatan
astronomis adalah salah satu jaminan untuk mendapatkan peta yang baik. Sebelum keluarnya Global Positioning System (GPS), untuk menentukan azimut perlu dilakukannya pengamatan Azimuth matahari, metode pengamatan azimuth matahari ini sering terkendala dengan cuaca, seperti hari hujan, matahari tertutup awan dan lain-lain. Setelah keluarnya Global Positioning System (GPS) untuk penentuan azimuth lebih efisien dilakukan dengan metode pengamatan Azimut satelit GPS, karna ketelitian Global Positioning System sudah mendekati meli meter, dan penggunaan satelit Global Positining System (GPS) lebih praktis
dari pada pengamatan azimuth matahari.
Kata Kuci : Perbandingan azimut matahari dengan gps geodetik.


Ketersediaan
#
Perpustakaan ITP 1621-069
1621-069
Tersedia - Available
Informasi Detail
Judul Seri
Tugas Akhir Teknik Sipil Sarjana
No. Panggil
1621-069
Penerbit
Padang : Fakultas Teknik ITP., 2016
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2010510002
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
computer
Tipe Pembawa
-
Edisi
2016
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Abstrak IRSYAD DALIMO PUTRA
  • Harap masuk untuk melihat lampiran
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Institut Teknologi Padang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?