Text
ANALISA TINGKAT DISIPLIN DAN PERILAKU PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI PERSIMPANGAN TIGA SAWAHAN ( KOTA PADANG PROVINSI SUMBAR )
Kecelakaan lalu lintas di jalan raya merupakan permasalahan yang semakin lama menjadi semakin majemuk dan semakin serius, hal tersebut diimbangi dengan banyak permintaan para konsumen untuk mendapatkan kepuasan dalam mendapatkan berbagai jenis kendara- an yang beragam, hal ini terlihat dari masih banyak pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan atribut keselamatan untuk mengurangi risiko apabila terjadi kecelakaan. Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisa tingkat disiplin dan perilaku pengedara sepeda motor di persimpangan tiga Sawahan Kota Padang Sumatera Barat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket/kuesioner model skala likert. Keusioner yang akan dibagikan ke responden telah di uji Validitas dan Reabilitasnya dengan SPSS V. 16. Berdasarkan data survey volume sepeda motor sebagian besar pengendara sepeda motor yang melintasi simpang Tiga Sawahan (Rute jl. Sawahan , jl. Perintis Kemerdekaan, jl. H
Agus Salim Kota Padang), Dari hasil penelitian dijelaskan bahwa tingkat disiplin pengendara sepeda motor di persimpangan dengan pengatur lampu lalu lintas lebih dari sepertiga volume kendaraan melakukan pelanggaran yang terjadi selama 1 (satu) minggu 30,84% sepeda motor dari 260168 volume lalu lintas. Pelanggaran yang terjadi adalah tidak menyalakan lampu utama13.60%, berbelok tanpa lampu sign/sen 9.60%, tidak
memakai helm (SNI) 1.59%, tidak memasang plat tanda nomor kendaraan sepeda motor 1.243%, menerobos lampu merah 1.24%, tidak memasang sepion kendaraan 0.93%, berhenti diluar garis pembatas lajur dan (zebra cross) saat lampu merah 0.89%, menggunakan alat komunikasi saat berkendara 0,59% dan membawa penumpang lebih dari dua orang 0.50%. Pelanggaran terendah yang terjadi adalah crossing / memotong yang tidak sesuai peraturan 0,49%. Pelanggaran yang paling banyak terjadi selama 1 (satu) minggu penelitian di simpang tiga sawahan yaitu tidak menyalakan lampu utama dan yang terendah adalah crossing / memotong yang tidak sesuai peraturan.Bedasarkan hasil uji validitas dan reabilitas yang dilakukan bahwa skor total semua variabel koefisien korelasi besar dari 0,361 maka data dinyatakan valid. Untuk perlengkapan pribadi koefisien korelasinya 0,788perlengkapan sepeda motor koefisien korelasinya 0,928 dan kepatuhan terhadap lalu lintas koefisien korelasinya 0,870 dan hasil uji reabilitas ketiga variabel nilai koefisien cronbach alpha besar dari 0,6 maka ketiga variabel pada kuesioner dinyatakan valid dan reabel. Hasil pengolahan data yaitu : perlengkapan pribadi (safety gear) mencapai 76,80% dengan krite-ria derajat pencapaian pada kategori cukup baik; Perlengkapan sepeda motor mencapai 80,40% pada kategori baik; kepatuhan terhadap lalu lintas mencapai 67,60% kategori kurang baik. Kata kunci : Disiplin, perilaku pengendara, simpang tiga sawahan.
Tidak tersedia versi lain