Text
KAJIAN EFEKTIFITAS JENIS SEMEN TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH DASAR
Tanah merupakan salah satu bahan atau sebagai tempat berdirinya sebuah konstruksi, oleh karena itu tanah harus stabil untuk menahan beban konstruksi dan beban dari fungsi konstruksi itu sendiri, seperti jalan raya harus mampu menahan beban kendaraan yang melintas diatasnya. Akan
tetapi dilapangan ada sifat tanah yang buruk dan kurang layak dijadikan sebagai tempat mendirikan sebuah konstruksi, maka perlu dilakukan penstabilisasian terhadap tanah tersebut demi terciptanya sebuah konstruksi yang stabil dan layak di pergunakan sebagai mana fingsinya.
Dalam melakukan stabilisasi terhadap tanah, semen sudah umum digunakan, dipasaran terdapat bermacam jenis semen. Pada penelitian ini peneliti mencoba menggunakan dua macam jenis semen yaitu semen PCC dan semen TYPE I. Untuk memperoleh perbandingan mana jenis semen yang lebih efektif untuk memperbaiki daya dukung tanah dasar. Tanah yang akan distabilisasi adalah tanah lempung yang berasal dari sungai sapih
± 200 m dari tepi kanan luar jalan By pass Padang - duku Km 12 Kel. Sungai Sapih Kec. Kuranji Padang. Variasi penambahan semen adalah, 5%, 10%, dan 15% dari berat tanah kering. Pemeraman dilakukan 3 hari untuk pengujian CBR (Unsoaked) dan untuk (Soaked) ditambah dengan perendaman 4 hari pada kondisi kadar air optimum. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai maksimum CBR tanah lempung diperoleh pada kadar penambahan semen 15% PCC dan 15% semen TYPE I. Nilai CBR (Unsoaked) 15% semen PCC sebesar 14,48%, CBR (Soaked) sebesar 11,67% dan CBR (Unsoaked) 15% semen TYPE I sebesar 16,39%, CBR (Soaked) sebesar 12,76%. Dari hasil dapat disimpulkan bahwa pada pencampuran semen TYPE I cenderung lebih efektif dibanding semen PCC sebagai bahan stabilisasi tanah.
Kata kunci : tanah lempung, stabilisasi tanah, semen PCC, semen TYPE I, CBR.
Tidak tersedia versi lain