Text
KAJIAN EFEKTIFITAS JENIS SEMEN TERHADAP STABILITAS TANAH DASAR
Tanah merupakan dasar pondasi yang mendukung semua beban struktur atau konstruksi yang berdiri diatasnya. Baik konstruksi bangunan maupun
konstruksi jalan. Karena tanah merupakan peranan yang sangat penting. Maka perlu dilihat sifat – sifat dari tanah tersebut. Sifat – sifat tanah yang buruk dan tidak layak tidak dapat dijadikan sebagai dasar suatu konstruksi. Berbagai cara digunakan untuk membuat tanah tersebut layak digunakan. Salah satunya dengan penambahan bahan kimia (stabilisasi kimia) pemakaian bahan semen sudah umum digunakan. Pada penelitian ini, peneliti mencoba memakai 2 jenis semen, yaitu semen PCC dan semen TYPE I, untuk melihat jenis semen yang efektif memperbaiki sifat tanah bermasalah. Sampel tanah lempung diambil sekitar jalan by pass Km 12. Persentase campuran semen dengan tanah 0%, 5%, dan 10%, dengan masa perawatan 3 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua jenis semen dapat memperbaiki beberapa sifat fisis dan sifat mekanis tanah lempung. Untuk nilai batas cair (LL), indeks plastisitas (PI), nilai % lolos saringan no. 200, kadar air optimum (OMC) dan nilai pengembangannya mengalami penurunan setelah distabilisasi . Sedangkan nilai batas plastis (PL), batas susut (SL), specific gravity (Gs), berat volume kering maksimum (MDD), dan tekanan pengembangannya mengalami peningkatan. Dari hasil optimasi untuk sifat fisis dan mekanis tanah lempung persentase yang paling baik adalah pada campuran 10% penambahan semen TYPE I.
Kata Kunci : tanah lempung, semen, stabilisasi, sifat – sifat fisis, sifat – sifat mekanis
Tidak tersedia versi lain