Text
Studi Pemanfataan Biomassa Limbah Kelapa Sawit sebagai Bahan Bakar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kabupaten Dharmasraya (Studi Kasus PT Incasi Raya Group - Unit Pangian)
Indonesia memiliki potensi besar untuk memanfaatkan produksi kelapa sawit sebagai sumber energi terbarukan dan berkelanjutan. Kelapa sawit di Indonesia merupakan salah satu hasil pertanian yang mengalami pertumbuhan sangat pesat. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki perkebunan sawit terbesar di dunia, dan kabupaten Dharmasraya memiliki potensi besar dalam hal penggunaan energy biomassa untuk bahan bakar PLTU. Potensi daya yang dihasilkan dari 44.585.528 Kg/Tahun sawit menghasilkan daya sebesar adalah 17.082,577 MW/Tahun, dan untuk bahan bakar 17.148.280 Kg/Tahun Cangkang sawit menghasilkan daya sebesar 7.621,457 MW/Tahun. PLTU dapat menghasilkan Daya sebesar 1,3 MW/Jam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Dharmasraya yang terdiri dari 0,85 MW dari Potensi daya yang dihasilkan oleh Cangkang sebanyak 71,77 Kg/Jam dan untuk0,45 MW/Jam membutuhkan bahan bakar serabut sebanyak 342,302 Kg/Jam. Biaya yang diperlukan PLTU untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat kabupaten Dharmasraya adalah Rp. 316 /kWh. Biaya yang dibutuhkan PLTU untuk memenuhi kebutuhan energy listrik masyarakat Dharmasraya adalah Rp. 86.379.330 /Tahun, sedangkan untuk PLN dibutuhkan biaya sebesar Rp. 382.693.236 /Tahun.
Kata Kunci :PotensiLimbahSawit, EnergiListrik, PLTU
Tidak tersedia versi lain