Text
ANALISA KEKUATAN KOMPOSIT HYBRID BERBASIS SERBUK PINANG DAN GLASS
Komposit merupakan suatu material gabungan dari dua atau lebih material yang memiliki
sifat yang berbeda dan membentuk material baru. Pada penelitian ini serbuk yang
digunakan serbuk hybrid dimana gabungan antara serbuk pinang dan glass (fiber glass)
dan matrik yang digunakan adalah polyester. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui kekuatan tarik dan bendingdari komposit hybrid serbuk pinang dan
glass dengan variasi 60/20/20, 70/15/15, 80/10/10, dan 90/5/5 %. Untuk pengujian yang
dilakukan adalah uji tarik dengan standar ASTM D638-02 dan uji bending dnegan standar
ASTM D790-02. Pada pengujian tarik pembeban dipengaruhi oleh variasi serbuk, dimana
dari hasil penelitian nilai uji tarik yang paling tinggi 3,35 MPa pada komposisi variasi
serbuk 60/20/20, sedangkan nilai uji tarik yang terendah 2,584 MPa pada komposisi
90/5/5, hal ini disebabkan nilai serbuk lebih kecil dibanding dengan nilai resin pada
spesimen atau material sehingga nilai hasil pengujian tarik lebih kecil dibandingkan
dengan komposisi 60/20/20. Untuk hasil pengujian bending di dapat nilai kekuatan
tertinggi dimiliki oleh spesimen uji dengan variasi 60/20/20 sebesar 455,02 MPa, dan
nilai yang paling rendah pada variasi 90/5/5 dengan nilai sebesar 298,12 MPa.
Kata kunci : komposisi hybrid, serbuk pinang, serbuk fiber glass, kekuatan tarik dan
Kekuatan bending.
Tidak tersedia versi lain