Text
Analisa Pengaruh Penempatan Lokasi Tower dan Panjang Span Terhadap Jumlah Gangguan Petir Pada SUTT 150 Kv Payakumbuh - Koto Panjang (Studi Kasus Tower yang Menggunakan I-GSW HV)
Saluran transmisi Payakumbuh- Koto Panjang yang memiliki panjang saluran 84.844 kms dan mempunyai 88 tower yang terpasang I-GSW dalam rekap data 10 tahun kebelakang sangat rentan terjadi gangguan petir. Dengan menggunakan perhitungan Anderson Methode dan simulasi pada EMTP untuk mengetahui faktor-faktor penyebab seringnya gangguan petir terjadi. Dari penelitian yang dilakukan diketahui bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi saluran transmisi Payakumbuh – Koto Panjang rentan terkena gangguan petir yaitu faktor lokasi serta panjang span yang membuat saluran transmisi ini sangat banyak terjadi gangguan petir. Dari hasil penelitian diketahui 82% faktor penyebab terbesar terjadinya gangguan petir yaitu oleh lokasi penempatan tower. Dan panjang span yang berkisar antara 351-450 m yang membuat mudahnya saluran tersebut tersambar oleh petir.
Kata Kunci : Saluran transmisi, I-GSW, Gangguan petir, Anderson Method, EMTP
Tidak tersedia versi lain