Text
Analisa Setting Relay Proteksi Phasa Failure Relay (PFR) Terhadap Tegangan Lebih (Over Voltage) Pada Sistem Kelistrikan di PT Kunango Jantan Padang
Banyak pekerja kurang mengetahuti bagai mana perhitungan setting relai yang benar juga dapat mempengaruhi ketepatan dari perhitungan setting system proteksi . Karena itu di perlukan suatu sistem proteksi yang dapat melindungi setiap bagian dari sitem kelistrikan di PT. kunango jantan, Phase Failure Relay (PFR) adalah sebuah alat atau komponen yang sering digunakan untuk mengontrol kondisi tegangan 3 fasa yang mengalir pada suatu rangkaian. Alat ini sebenarnya mempunyai prinsip kerja yang hampir sama dengan TOR atau Thermal Overload Relay yang biasa digunakan untuk merngamankan beban listrik dari kemungkinan beban lebih. Di dalam alat PFR ini terdapat sebuah relay yang akan berkerja apabila ada salah satu Fasa yang lepas atau kurang kencang sehingga membuat suplai tegangan dan arus memjadi tidak Stabil. Walaupun begitu alai ini masih ada sistem toleransinya. Dari hasil perbandingan maka dapat di lihat bahwa hasil perhitungan dan hasil simulasi ETAP 12.6 dimana hasil perhitungan di dapat gangguan sebesar 440.88 volt sedangkan hasil simulasi etap 12.6 di dapat gangguan sebesar 462.10 volt, Maka dengan gangguan tersebut dengan persetting relai PT. Kunango Jantan dimana besar tengan setting maksimal 420 volt dangan waktu tunda 4s, maka otomatis relai akan mengintruksikan ACB untuk melakun pemutusan dengan waktu tunda kurang dari 4s dan mengamankan sistem kelistrikan PT.Kunango Jantan.
Kata kunci : setting relai, fhasa failure relai (PFR), tegangan lebih .
Tidak tersedia versi lain