Text
PENGARUH KOMPOSISI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP KULIT ACCASIA PADA TEMPERATUR TEKAN 160 '/ 0C
Limbah tandan kosong kelapa sawit dapat mencapai 220 kg dari setiap ton tandan buah
segar yang diolah. Pengelolaan limbah tandan kosong kelapa sawit ini menjadi masalah
tersendiri bagi pabrik kelapa sawit. Karna limbah tandan kosong kelapa sawit lebih mudah
di dapatkan maka akan lebih efisien dan ekonomis.Melihat potensi tersebut maka tandan
kosong kelapa sawit sangat cocok kita jadikan sebagai salah satu unsur sebagai pengganti
material kayu dalam fungsi sebagai papan partikel, tentunya harus ada campuran lain
sebagai pengikatnya. Adapun sebagai bahan pengikat yang digunakan kulit kayu akasia
karna akasia mengandung tannin. Target dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
seberapa pengaruh perbandingan komposisi terhadap sifat fisis dan mekanisnya. Adapun
perbandingan komposisi tandan kosong kelapa sawit dan akasia yang digunakan adalah 70 :
30,75 : 25,80 : 20, dan 90 : 10. Dari hasi pengujian sifat fisis densitasnya didapatkan bahwa
komposisi terbaik terdapat pada komposisi 75 : 25 dengan nilai 0,89 gram/cm2 sedangkan
yang terendah pada komposisi 90 : 10 dengan nilai 0,77 gram/cm2. Untuk sifat mekanis nya
yaitu MoE nilai terbaik terdapat pada komposisi 70 : 30 dengan nilai kekuatan 7198,31
kgf/cm2 kekuatan MoE terendah yaitu komposisi 90 : 10 dengan nilai 2654,94 kgf/cm2
.Dari sifat mekanis lainnya yaitu MoR komposisi 75 : 25 merupakan yang paling tinggi
dengan nilai 78,81 kgf/cm2 dan yang terendah pada komposisi 90 : 10 dengan nilai
kekuatan 24.58 kgf/cm2. Jadi dapat disimpulkan bahwa komposisi semakin sedikit perekat
yang digunakan maka nilai kekuatan fisis dan mekanisnya akan menurun.
Kata kunci :tandan kosong kelapa sawit, accasia, perbandingan komposisi, sifat fisis dan
mekanis
Tidak tersedia versi lain