Text
Analisa Pengaruh Tegangan Korona Terhadap Kinerja Operasi Electrostatic Presipitator pada PLTU Teluk Sirih
Electrostatic precipitator (ESP) merupakan salah satu alat penangkap debu sisa pembakaran ruang bakar pada pembangkit listrik tenaga uap dengan tingkat effisiensi mencapai 99,84 %. Dalam sistem kerja ESP ini membangkitkan DC high volteg dari tegangan 380 VAC dengan menggunakan trafo rectifier. Dengan tegangan DC tersebut menciptakan fenomena korona dimana terjadi kelebihan tegangan yang menimbulkan efek pelepasan dan penagkapan sehingga memberikan muatan pada debu yang melewati ESP. Dalam kondisi tertentu electrostatic precipitator ini mengalami penurunan tingkat effisiensi dalam penangkapan debu sisa pembakaran. Oleh karena itu diperlukan sauatu kajian pengaruh tegangan korona terhadap kinerja operasi electrostatic precipitator pada PLTU teluk sirih. Dari hasil pengkajian tegangan korona pada ESP harus mengetahui nilai kuat medan korona dan tegangan aplikasi VDC. Dalam perhitungannnya diperoleh kuat medan korona Ec = 6,6765x10 V/cm dan tegangan aplikasi Va = 72,91 KV dengan tegangan korona Vc = 58,503 x 104. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menghitung tegangan korona dengan data yang diperoleh saat pengoperasian bahwa ESP mengalami penurunan kinerja berbanding lurus dengan tegangan korona yang dihasilkan.
Kata kunci : electrostatic precipitator, kuat medan korona, tegangan korona, tegangan aplikasi.
Tidak tersedia versi lain