Text
PENGARUH PENGGUNAAN BRESING INVERTED V UNTUK MENINGKATKAN KEKAKUAN LATERAL STRUKTUR GEDUNG BETON BERTULANG AKIBAT BEBAN GEMPA
Sumatera Barat merupakan daerah rawan gempa yang mana diantara gedung- gedungnya telah dibangun dengan peraturan gempa SNI-1726-2002, seiring perkembangan perilaku gempa, teknologi dan ilmu pengetahuan, peraturan tentang gempa tersebut mengalami perkembangan yang kini kita kenal dengan peraturan gempa SNI-1726-2012. Sehingga gedung-gedung tersebut hendaklah dianalisis strukturnya dengan peraturan gempa terbaru. Penelitian ini dilakukan pada sebuah gedung eksisting 12 lantai dengan ukuran tapak 30x12,5 m dengan fungsi hotel yang berdiri pada tanah keras yang berada di kota padang. Analisis gempa dilakukan dengan metoda Dinamik dengan bantuan Software SANSPRO V.5.0. Setelah dilakukan analisis dengan peraturan gempa SNI-1726-2012 dengan menggunakan baja profil IWF dan H yang dianalisis pada lantai 1-4, lantai 1-8 dan lantai 1-12. Terdapat perpindahan lateral mengalami penurunan sebesar 38 %. Sedangkan kekakuan lateral mengalami peningkatan sebesar 88 %. Maka hasil perpindahan lateral dan kekakuan lateral lebih efektif memakai profil baja H pada lantai 1-4.
Tidak tersedia versi lain