Text
PENGARUH PENGGUNAAN PASIR DAN SPLIT GUNUNG AIR DINGIN TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL
Beton merupakan beberapa campuran material yang tercampur menjadi satu kesatuan massa yang padat yaitu agregat kasar, agregat halus, air, dan bahan pengikat berupa Semen Portland. Bagusnya suatu beton dilihat dari kualitas agregat penyusun beton tersebut. Kabupaten Solok tepatnya di kenagarian Air Dingin kecamatan Lembah Gumanti merupakan daerah yang banyak perbukitan. Dimana masyarakat disana banyak memanfaatkan pasir dan batu pecah dari perbukitan tersebut untuk membuat pembangunan misalnya rumah tinggal. Untuk material pembanding dari daerah Sungai Gunung Nago yang telah memenuhi standar spesifikasi untuk beton. Dari hasil penelitian ini dapat dilihat pengaruh
dari pasir dan batu pecah dari daerah Air Dingin ini dengan nilai kuat tekan nya setelah 28 hari. Dimana campuran dari pasir Air dingin dengan Koral Gunung Nago lebih tinggi dengan nilai kuat tekan mencapai 316,09 Kg/cm2 dari ketiga variasi lainnya yaitu campuran Split Air Dingin dengan Pasir Gunung Nago 301,88 Kg/cm2, Pasir dan Split Air Dingin 292,56 Kg/cm2 dan Pasir dan Koral Gunung Nago 276,82 Kg/cm2. Untuk kenaikan persentase kuat tekan beton daripasir dan split Air Dingin terhadap pasir dan koral Gunung Nago sebesar 5,38 %.Melihat dari hasil perbedaan nilai kuat tekan yang di dapat maka pengaruh material dari Air Dingin Kecamatan Lembah Gumanti dapat diapakai sebagai campuran beton normal
karena sudah memenuhi standar spesifikasi beton normal dengan K-225.
Kata kunci; Pasir, Split, Kuat Tekan.
Tidak tersedia versi lain