Text
PENGGUNAAN VARIASI JENIS PEREKAT DAN KOMBINASI KOMPOSISI BRIKET CANGKANG KELAPA SAWIT (CKS) TERHADAP SIFAT FISIS DAN NILAI KALOR
Cangkang kelapa sawit (Palm Kernel Shell) sering juga disebut tempurung sawit adalah bagian keras yang terdapat pada buah kelapa sawit yang berfungsi melindungi isi atau kernel dari buah sawit tersebut. Yang mana saat sekarang cangkang sawit hanya di pergunakan sebagai bahan bakar boiler di PT sawit, namun belom begitu di manfaatkan masyarakat buat pengganti bahan bakar alternatif penganti kayu bakar, cangkang kelapa sawit mempunyai peluang buat di jadikan briket dengan komposisi perekat tepung kanji, tepung sagu dan tepung kulit ubi kayu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sifat fisis dan nilai kalor pada briket cangkang kelapa sawit, dalam metode pembuatan briket mulanya cangkang kelapa sawit di tumbuk sampai halus dengan ukuran MESH 20. Kumudian cangkang yang telah halus di campur dengan perekat dan di aduk secara homogen dan di pres dengan tekanan 50 kg/cm2, setelah di pres kemudian briket di jemur di bawah sinar matahari dengan lama waktu 4 jam. Briket yang telah siap kemudian di uji sifat fisis dan nilai kalor berdasarkan ASTM D 3173 (sifat fisis), ASTM D-92, ASTM D240 (nilai kalor), dan ASTM D 440-86 R02 (drop test). Hasil penelitian nilai LHV dimiliki pada perekat tepung sagu persentase 10% dengan nilai 3.822,78 kal/gr, dan nilai HHV di miliki pada perekat tepung sagu persentase 30% dengan nilai 4.219,53 kal/gr.
Kata kunci : Cangkang sawit, briket, sifat fisis, nilai kalor
Tidak tersedia versi lain