Text
ANALISIS KERUSAKAN JARINGAN KONSTRUKSI DRAINASE AKIBAT PENGARUH LINTASAN DEBIT AIR CURAH HUJAN
Drainase merupakan salah satu tindakan teknis untuk mengurangi kelebihan air, baik yang berasal dari air hujan, rembesan, maupun kelebihan air irigasi pada suatu lahan/kawasan sehingga lahan/kawasan tersebut dapat berfungsi secara optimal. Berdasarkan prinsip pengertian sistem drainase yang bertujaun agar tidak terjadi banjir di suatu kawasan, air harus secepatnya dibuang, namun air juga merupakan sumber kehidupan. Bertolak dari hal tesebut, maka konsep dasar pengembangan sistem drainase yang berkelanjutan adalah meningkatkan daya guna air, meminimalkan kerugian, serta memperbaiki dan konservasi lingkungan. Untuk itu diperlukan usaha-usaha yang komprehensif dan integratif yang meliputi seluruh proses, baik yang bersifat struktural maupun non struktural, untuk mencapai tujuan tersebut. Adapun curah hujan didapat dari pencatatan 10 tahun terakhir dari sebuah stasiun. Berdasarkan perhitungan debit rencana 10 tahun didapatlah design saluran drainase berbentuk persegi. Untuk saluran persegi didapatlah tinggi saluran H = 0.80 m, lebar saluran b = 1.6 m. Dalam menganalisis dan merencanakan drainase sangat penting untuk mengumpulkan data-data yang akurat pada kawasan yang ditinjau agar tidak terjadi kesalahan dalam menganalisis ataupun perencanaan.
Kata kunci : Drainase, Curah Hujan, Data
Tidak tersedia versi lain