Text
Evaluasi Rekonfigurasi Pola Operasi Sistem 20 KV Pada PT PLN (Persero) Rayon Balai Selasa
Banyaknya kWH yang tidak tersalurkan di PT. PLN (Persero) Rayon Balai Selasa yang diakibatkan oleh pemadaman terencana atau gangguan yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti jaringan yang terlalu panjang, tidak optimalnya pembebanan dan hanya terdapat 1 penyulang yang mensuplay beberapa daerah. Hal ini tentu akan berdampak terhadap kinerja Rayon Balai Selasa disamping itu juga berpengaruh terhadap kWH jual dan Drop Tegangan di ujung jaringan yaitu 15,62 kV. Untuk daerah pelayanan Rayon Balai Selasa di penyulang Balai Selasa memiliki panjang jaringan tegangan menengah 82,6 kMS dan beban 102 A yang disuplai dari GH Balai Selasa dan memiliki 3 Kubikel yang terdiri dari 1 Incoming dan 1 Out going feeder serta 1 outgoing untuk Pemakaian sendiri (PS). Jika penyulang di GH Balai Selasa terganggu atau ada pekerjaan terencana sebelum percabangan maka seluruh daerah pelayanan Balai Selasa dan sekitarnya akan padam total. Untuk meningkatkan mutu catu daya listrik atau kehandalan sistem ini maka perlu dilakukan Rekonfigurasi Pola Operasi terhadap sistem kelistrikan khususnya di Rayon Balai Selasa ini agar pelayanan ke konsumen dapat ditingkatkan. Dimana suplai akan ditambahkan dari GH Balai selasa dan di ubah nama menjadi penyulang labuhan untuk ke utara dan sungai tunu untuk ke selatan. Dari GH Balai Selasa sampai FCO Pasar Baru Kambang memiliki panjang 48,21 kMS dengan beban 51,8 A, kemudian dari GH Balai Selasa sampai PTS Batas memiliki panjang 34,27 kMS dengan beban 50,2 A. Hasil perubahan pola operasi yang dilakukan dapat mengurangi drop tegangan dari 15,62 kV menjadi 18,06 kV atau dari 23,76 % menjadi 11,92 %, dan rugi – rugi daya turun dari 11924,46 kWh menjadi 2997,656 kWh.
Kata Kunci: Perubahan pola operasi, Drop tegangan, Rugi-rugi daya, ETAP
Tidak tersedia versi lain