Text
Evaluasi Sistem Smart Spindel GIS Simpang Haru - GH Imam Bonjol yang Berbasis SCADA PT PLN (Persero) Area Pengatur Distribusi SUMBAR
Kontinuitas penyaluran energi listrik merupakan aspek utama dalam menunjang segala aktivitas baik ekonomi, sosial, dan pembangunan. Keandalan sistem distribusi memiliki peran penting dalam penyaluran energi listrik ke pelanggan. Gangguan –gangguan yang terjadi pada sistem distribusi mempengaruhi keandalan sistem distribusi sehingga mengakibatkan terjadinya pemadaman pada pelanggan. Keandalan sistem sangat dipengaruhi oleh konfigurasi sistem, alat pengaman yang terpasang, dan sistem proteksinya. Indeks keandalan merupakan indikator tolak ukur dalam melihat atau menggambarkan keandalan sistem distribusi yang dinyatakan dalam besaran probabilitas. Dalam penulisan tugas akhir ini, evaluasi sistem smart spindle dilakukan penganalisaan terhadap penurunan angka saidi dan kwh tidak tersalur serta mengurangi kerugian PLN karna gangguan. Dalam menentukan handal atau tidak handalnya sistem distribusi, PT. PLN (Persero) APD Sumbar menetapkan nilai Saidi tahun 2014 yang didapatkan yaitu 1,923 jam/pelanggan, sedangkan ditahun 2015 nilai SAIDI yang didapatkan yaitu 0,465 jam/pelanggan. Dan hasil kwh tidak tersalur akibat gangguan penyulang tahun 2014 yaitu 67.555,85 kWh, sedangkan ditahun 2015 yaitu sebesar 36.798 kWh. Sehingga gangguan yang terjadi di tahun 2014 sebelum menggunakan spindel pintar antara penyulang GIS Simpang Haru dengan penyulang GH Imam Bonjol yaitu sebanyak 53 kali gangguan untuk durasi lama 38 jam 16 menit, sedangkan pada tahun 2015 yang mana penyulang telah diterapkan spindel pintar yang berbasis SCADA gangguan yang terjadi hanya 73 kali gangguan dan dengan durasi lama padam selama 11 jam 22 menit. Dapat disimpulkan bahwa setelah menerapkan Sistem Smart Spindel GIS Simpang Haru – GH Imam Bonjo l yang berbasis SCADA PT. PLN APD Sumbar lebih baik di bandingkan dengan sebelum diterapkan spindel pintar.
Tidak tersedia versi lain