Text
ANALISIS PERILAKU RETAK PADA MATERIAL KOMPOSIT SERAT RAMI BERDASARKAN VARIASI ORIENTASI DAN FRAKSI VOLUME
Tanaman rami adalah tanaman serat nabati yang menghasilkan serat dari kulit kayunya, Serat alam rami (Boehmeria Nivea) memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai media penguatan resin polimer. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui energi elastis material yang mempunyai orientasi serat bervariasi pada saat mengalami pembebanan dan mengetahui variasi serat terhadap ketangguhan retak untuk material komposit. Dalam penelitian ini digunakan serat rami pintalan dengan diameter 1.5 mm dengan orientasi 0°/90°, 15°/105°, 30°/120°, 45°/135° dan 60°/150° dan matrik polyester jenis resin bening. Fraksi volume serat dan resin digunakan 10% : 90%, 20% : 80%, 30% : 70%. Serat rami yang masih berupa gulungan dipotong sesuai kebutuhan, bentuk dari spesimen serat rami ini saling bersilang tetapi tidak dianyam terdiri dari dua lapisan serat dengan arah yang berbeda yang membentuk sudut 90°. Spesimen uji bending dibuat berdasarkan ASTM D5045, Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai pembebanan meningkat seiring dengan peningkatan fraksi volume serat, peningkatan nilai pembebanan terbesar terjadi pada fraksi volume serat (Vr) =30% : 70% untuk orientasi 45°/135° yaitu sebesar 2589 N, sedangkan kekuatan bending terendah terjadi pada fraksi volume serat (Vr) = 10% : 90% untuk orientasi 60°/150° yaitu sebesar 1157 N, Identifikasi penampang patahan menunjukan bahwa pola kegagalan secara umum didominasi lepasnya ikatan antara serat dengan matriks disusul dengan putusnya atau patahnya serat.
Kata Kunci : Komposit Serat Alam, Serat Rami, Orientasi Serat, Ketangguhan
Retak
Tidak tersedia versi lain