Text
KAJIAN KINERJA PERSIMPANGAN PRIORITAS DEPAN GEDUNG PERTEMUAN DT. RANGKAYO BASA PADANG STUDI KASUS DIDEPAN GEDUNG PERTEMUAN DT. RANGKAYO BASA PADANG
Persimpangan merupakan titik pertemuan dan jalan raya, Arus lalu lintas yang padat, dapat disebabkan oleh lalu lalang manusia, kendaraan yang melintas pada persimpangan jalan dan keadaan ini akan terus bertambah sesuai dengan pertumbuhan penduduk dan jumlah kendaraan.Simpang tiga Gedung pertemuan Dt. Rangkayo BasaPadang adalah persimpangan tidak bersinyal, yang memiliki 3 (Tiga) Lengan persimpangan, lalu lintas arah utara menuju ke Bandara Internasional Minang Kabau,
lalu lintas arah ke Selatan menuju ke Pusat Kota Padang dan lalu lintas arah Barat menuju ke PantaiPadang. Pola pengaturan
lalu lintas di persimpangan ini belum optimal, dan arus lalu lintasnya cukup padat karena persimpangan berada di dekat daerah wisata, Hotel Pangeran, Gedung pertemuan, pertamina, dan polsek padang barat, serta kurangnya faktor disiplin dari sipemakai jalan yang saling berebut ruang untuk melewati persimpangan sehingga mengakibatkan adanya kemacetan yang sangat berpengaruh pada kondisi lalu lintas pada jam- jam tertentu yaitu pada pagi hari,siang hari, dan terutama sore hari. Melihat hal-hal tersebut diatas akan dilakukan analisa terhadap kapasitas dan tingkat kinerja pada Simpang tiga Gedung pertemuan Dt. Rangkayo Basa Padang Untuk menghitung dan menganalisa tingkat kapasitas dari persimpangan ini dipakai metoda perhitungan kapasitas dari MKJI 1997. Pada penelitian ini dilakukan survey selama 3 (tiga) hari untuk mengetahui volume kendaraan dan keadaan geometrik persimpangan. Dari survey yang dilakukan selama 3 (Tiga) hari tersebut didapatkan volume kendaraan terbanyak dihari Sabtu 06 Februari 2016 pada jam puncak 17.00-18.00 WIB. Dengan volume total 4749,3 smp/jam. Kemudian dilakukan analisis terhadap data tersebut dan didapatkan kapasitas sebesar 2911,52 smp/jam, derajat kejenuhan
1,63 dimana nilai derajat kejenuhan melebihi syarat yang ditentukan (0,85), untuk tundaan total rata- rata 16,19 dt/smp, tundaan rata-rata jalan minor 6,13 dt/jam, tundaan rata-rata jalan utama 24,26 dt/smp, dan peluang antrian 117,08% - 387,88%. Dari hasil perhitungan diatas dapat diketahui bahwa Simpang tiga Gedung pertemuan Dt. Rangkayo Basa Padang ini masih belum maksimal, dimana masih sering terjadi kemacetan terutama pada jam puncak 17.00-18.00 WIB. Alternatif solusi yang diusulkan untuk menanggulangi kemacetan yang terjadi pada Simpang tiga Gedung pertemuan Dt. Rangkayo Basa Padang ini adalah memasang rambu-rambu dilarang berhenti agar pengguna jalan tidak berhenti sembarangan terutama angkot dan para pembeli yang juga kerap berhenti sembarangan karena adanya pedagang kaki lima dibahu jalan disekitar persimpangan yang juga dapat menimbulkan kemacetan. Solusi lain yang diusulkan untuk Simpang tiga Gedung pertemuan Dt. Rangkayo Basa
Padang adalah melakukan perubahan kinerja persimpangan menjadi persimpangan bersinyal dengan melakukan pemasangan Traffic Light. Dengan melakukan pemasangan Traffic Light ini diharapkan dapat memperbaiki kinerja persimpangan agar lebih efektif.
Kata kunci : DS = 1,63 (melebihi persyaratan yang ditentukan yaitu 0,85)
Tidak tersedia versi lain