Text
ANALISIS KERUSAKAN JARINGAN KONSTRUKSI DRAINASE AKIBAT PENGARUH LINTASAN DEBIT AIR CURAH HUJAN STUDY KASUS SMPN 1 SILAPING KAB. PASAMAN BARAT
Secara umum, sistem drainase dapat didefenisikan sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehingga lahan dapat difungsikan secara optimal.Pada kawasan SMPN 1 Siilaping ini terjadi genangan di waktu hari hujan, dikarenakan kapasitas saluran drainase yang kecil dan banyak sedimen dalam drainase yang menyebabkan terjadinya genangan atau banjir.
Dalam penelitian ini, hujan berperan penting dalam evaluasi dan perencanaan drainase,data yang diperlukan data curah hujan, data topografi, dan
data tata guna lahan.Data curah hujan yang digunakan adalah data curah hujan harian maksimum Stasiun Sungai Bremas, dan Stasiun Sungai Bremas merupakan satu satu nya Stasiun penakar hujan yang ada.Data curah hujan di analisis dengan metoda log person III kemudian diterapkan dalam intensitas hujan jam - jaman dengan metoda mononobe, intensitas hujan ini berguna untuk menghitung debit puncak dengan metoda rasional. Setelah didapatkan hasil perhitungan drainase dengan besar debit rencana sebesar 1.3 m3 /dt, maka debit ini yang digunakan untuk mendesain penampang saluran drainase, desain penampang drainase yang digunakan adalah pasangan batu kali dengan bentuk persegi.Untuk saluran persegi didapatkan tinggi saluran H = 1, dan lebar B = 1, dengan Q saluran sebesar 1.7 m3 /dt.
Kata kunci : Curah hujan, evaluasi, perencanaan.
Tidak tersedia versi lain