Text
Identifikasi Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dengan Metode NDVI Menggunakan Citra Sentinel-2 (Studi Kasus Kota Pariaman)
Kota Pariaman merupakan salah satu kota di Indonesia yang sedang gencargencarnya melakukan pembangunan, pembangunan di wilayah perkotaan terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan kebutuhan masyarakat akan sarana dan prasarana kota. Imbasnya, lahan-lahan pertanian, perkebunan dan lahan kosong lainnya dijadikan sebagai tempat untuk pembangunan kota menyebabkan
terjadinya perubahan kondisi ekologis lingkungan perkotaan yang mengakibatkan penurunan kualitas lingkungan. Maka diperlukan suatu Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai tempat untuk memproduksi udara segar, RTH merupakan area memanjang/jalur dan/atau mengelompok yang penggunaannya lebih bersifat terbuka tempat tumbuh tanaman, baik yang tumbuh secara alamiah maupun yang sengaja ditanam. Dalam undang-undang RI No.26 tahun 2007, disebutkan bahwa proporsi RTH pada wilayah kota paling sedikit 30% dari luas wilayah kota, dan proporsi RTH publik pada wilayah kota paling sedikit 20% dan 10% RTH privat. Berdasarkan hasil analisis penelitian ini tentang menghitung ketersediaan RTH di Kota Pariaman sesuai dengan UU No 26 Tahun 2007 didapatkan ketersediaan RTH seluas 4255,879 Hektar atau setara dengan 66% jika dipersentasekan dari keseluruhan luas Kota Pariaman. Hasil tersebut didapatkan dari pendekatan Indeks Vegetasi menggunakan metode NDVI, dengan memanfaatkan kombinasi matematis antara Band merah (Band 4) dan Band Near-Infrared Radiation (Band 8) pada Citra Sentinel-2A yang dapat digunakan sebagai indikator keberadaan dan kondisi vegetasi.
Kata Kunci: Citra Sentinel-2A, RTH, NDVI, UU No 26 Tahun 2007
Tidak tersedia versi lain