Perpustakaan Institut Teknologi Padang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Deteksi Sebaran Titik Panas (Hotspot) pada Penggunaan Lahan di Kabupaten Roakn Hilir, Provinsi Riau
Penanda Bagikan

Text

Deteksi Sebaran Titik Panas (Hotspot) pada Penggunaan Lahan di Kabupaten Roakn Hilir, Provinsi Riau

Rahayu Putri Dahnila - Nama Orang;

Titik panas (hotspot) merupakan indikator kebakaran hutan yang mendeteksi suatu lokasi yang memiliki suhu yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan suhu disekitarnya. Provinsi Riau merupakan salah satu wilayah dengan kemunculan titik panas tertinggi selain Jambi, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Selatan. Untuk mengetahui kejadian titik panas (hotspot) dapat dilakukan melalui pemantauan satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA). Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. penelitian deskriptif merupakan, penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih (independen) tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan dengan variabel yang lain. Dan Penelitian Kuantitatif yaitu Metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positif, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen
penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa hasil data sebaran titik panas (hotspot) sebanyak 286 titik. Untuk lahan perkebunan sebanyak 259 titik panas, lahan terbuka sebanyak 14 titik panas, sawah sebanyak 3 titik panas, pemukiman sebanyak 3 titik panas, dan hutan sebanyak 7 titik panas. Untuk itu perlunya penyuluhan terhadap masyarakat yang dilakukan pemerintah agar mensosialisasikan bagaiman cara mengatasi meluasnya sebaran titik panas (hotspot).

Kata Kunci : Hotspot, National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA).


Ketersediaan
#
Perpustakaan ITP (Karya Ilmiah 3) 2051-006
2051-006
Tersedia - Available
Informasi Detail
Judul Seri
Tugas Akhir Teknik Geodesi
No. Panggil
2051-006
Penerbit
Padang : Fakultas Teknik ITP., 2020
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2016510028
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
computer
Tipe Pembawa
other (computer)
Edisi
2020.1
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Informasi Lainnya
NIM
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Abstrak Rahayu Putri Dahnila
  • Full Rahayu Putri Dahnila
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Institut Teknologi Padang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?