Text
Aplikasi Google Earth Engine untuk Pemetaan Kebakaran Hutan di Kabupaten Bengkalis
Pemetaan cepat perlu dilakukan untuk mengurangi dampak buruk yang sedang terjadi misalnya terjadi kebakaran di kawasan hutan. Untuk mengetahui tingkat keparahan kebakaran suatu kawasan secara cepat dengan akurasi yang bagus, maka di butuhkan suatu program yang bisa mengolah data secara cepat dan akurat yaitu menggunakan Google Earth Engine sebagai pengolahan data. Penelitian ini dilakukan di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis, Pulau Rupat merupakan daerah yang termasuk ke dalam salah satu daerah yang kerap terjadi kebakaran yang ada di Indonesia, penelitian ini menggunakan Google Earth Engine berbasis Cloud sebagai metode untuk melihat luas wilayah yang terdampak oleh kebakaran hutan, kemudian dilakukan klasifikasi daerah untuk melihat tingkat keparahan serta luasan dari kebakaran suatu kawasan di pulau rupat. Data yang digunakan penelitian ini berupa data sentinel 2 dan data landsat 8. Hasil dari penelitian ini menunjukkan tingkat keparahan dari kebakaran hutan yang terjadi dimana secara keseluruhan luas dari daerah kebakaran yang terdampak secara keseluruhan mencapai luas 1570,959 Ha sedangkan untuk daerah yang tidak terbakar seluas 8479,028 Ha. Dimana melingkupi daerah peningkatan tumbuh kembali rendah, tidak terbakar, dan peningkatan pertumbuhan tinggi. Daerah yang memiliki tingkat api yang tinggi berada pada daerah perkebunan seluas 79,303 Ha.
Kata kunci: Google Earth Engine, Pulau Rupat, Kebakaran hutan
Tidak tersedia versi lain