Text
Analisa Pengaruh Penyeimbangan Beban Pada Trafo Distribusi PT. PLN ULP Muaro Labuh
Penyediaan tenaga listrik yang stabil merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi. Dalam memenuhi kebutuhan tenaga listrik, terjadi pembagian beban yang pada awalnya merata tetapi karena ketidaksamaan dalam waktu penyalaan menimbulkan ketidakseimbangan beban yang
berdampak pada penyedian tenaga listrik. Akibat ketidakseimbangan beban akan menimbulkan arus yang mengalir pada penghantar netral trafo. Hal ini lah yang dapat menyebabkan rugi-rugi daya (losses) pada trafo distribusi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung rugi-rugi daya
sebelum dan sesudah penyeimbangan, juga untuk menghitung energi yang terselamatkan dan keuntungan yang diperoleh dari kegiatan penyeimbangan beban pada trafo distribusi di PT. PLN ULP Muara Labuh. Dari perhitungan sebelum penyeimbangan beban pesentase losses tertinggi terjadi pada trafo kayu manang dengan persentasi losses sebanyak 2,3%. Untuk trafo Talunan IV sebanyak 1,6% dan trafo Nanggalo sebanyak 1,9%. Setelah dilakukan penyeimbangan losses yang didapat di trafo kayu manang turun menjadi 0,7%, trafo Talunan menjadi 0,18%, dan trafo Nanggalo menjadi 0,9%. Energi yang terselamatkan yaitu 546,493 kWh. Untuk keuntungan yang diperoleh dengan melakukan kegiatan penyeimbangan beban dari ketiga trafo diatas jika diakumulasikan dalam waktu satu tahun sebanyak Rp9.685.068. Dengan melakukan kegiatan
penyeimbangan dapat memelihara keandalan dan memperpanjang umur dari trafo tersebut juga memelihara trafo agar tidak cepat rusak.
Kata kunci : Ketidakseimbangan, rugi-rugi daya, trafo, penyeimbangan beban.
Tidak tersedia versi lain