Text
Studi Analisa Proteksi Over Current Relay (Over Current Relay) dan Ground Fault Relay (GFR) di Kubikel 20 kV Penyulang RSUD Pada PT. PLN (Persero) Rayon Kuranji
Penyulang RSUD merupakan penyulang yang ada di wilayah kerja PT. PLN (Persero) Rayon Kuranji. Penyulang RSUD memiliki panjang 19,92 kms dengan menggunakan kawat AAAC diameter 150 mm2 . Penelitian ini membahas tentang arus hubung singkat yang terjadi pada saat lokasi gangguan 0 %, 25 %, 50 %, 75 % dan 100% dari panjang penyulang serta setting TMS OCR dan GFR yang akan mengamankan arus hubung singkat tersebut. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa arus gangguan yang terbesar terjadi pada saat gangguan tiga fasa dengan arus gangguan sebesar 1306,222 Ampere pada saat lokasi gangguan 100 % dari panjang penyulang. Sementara untuk gangguan hubung singkat dua fasa besar arus gangguan hubung singkat saat lokasi gangguan 100 % dari panjang penyulang adalah sebesar 1131,222 Ampere. Sedangkan, untuk arus hubung singkat yang terkecil terjadi pada saat gangguan hubung singkat satu fasa ke tanah dengan arus hubung singkat sebesar 444,971 Ampere. Untuk mengamankan arus gangguan hubung singkat tersebut perlu dipasang OCR dan GFR pada sisi penyulang dan pada sisi masukan. Setting TMS untuk OCR pada sisi penyulang adalah 0,178 detik. Sedangkan, setting TMS pada sisi masukan adalah selama 0,285 detik. Untuk TMS GFR pada sisi penyulang disetting selama 0,105 detik dan untuk setting TMS GFR pada sisi masukannya adalah selama 0,297 detik.
Kata Kunci: Arus Hubung Singkat, OCR dan GFR
Tidak tersedia versi lain