Text
Analisis Laju Erosi yang Dipengaruhi Oleh Tutupan Vegetasi Menggunakan Metode Musle Pada Daerah Tangkapan Hujan Batang Arau Bagian Hilir Kota Padang
Kota padang memiliki 6 daerah aliran sungai, salah satunya DAS Batang Arau di kecamatan Padang Selatan. Setiap DAS memiliki permasalahan yang banyak dan beragam,
salah satunya adalah erosi. Erosi merupakan salah satu penghambat kemajuan ekosistem suatu DAS. Pemanfaatan dan penataan lahan yang sangat buruk di sekitar daerah tangkapan hujan merupakan penyebab terjadinya erosi, ditambah curah hujan yang tinggi akan membuat tanah di sekitar daerah tangkapan hujan akan terkikis.
Pada penelitian ini metode yang digunakan untuk memprediksi besaran laju erosi yang terjadi pada Daerah Tangkapan Hujan Batang Arau bagian hilir adalah metode MUSLE (Modify Universal Soil Loss Equation) dengan menggunakan software Arc.GIS 10.3 dan software ENVI 4.5 untuk menghitung kerapatan vegetasi. Hasil dari penelitian menunjukkan laju erosi permukaan lahan yang terjadi di Daerah Tangkapan Hujan Batang Arau bagian hilir sebesar 8.211.176,26 Ton/bulan atau 5,796 Mm/tahun atau 104,33 Ton/tahun. Tingkat bahaya erosi yang terjadi pada Daerah Tangkapan Hujan Batang Arau bagian hilir termasuk ke dalam klasifikasi Sedang dengan nilai sebesar 104,33 Ton/tahun (16
Tidak tersedia versi lain