Text
Studi Evaluasi Kondisi Perkerasan Jalan Menggunakan Metode Bina Marga dan Metode Pavement Condition Index (PCI) (Studi Kasus : Ruas Jalan Stadion Pancasila, Kota Sungai Penuh)
Ruas jalan Stadion Pancasila, Kota Sungai Penuh merupakan jalan provinsi yang termasuk dalam kelas jalan III B dan merupakan jalan kolektor dengan tipe jalan 2 lajur 2 arah tak terbagi (2/2 UD). Secara visual jalan ini dijumpai kondisi perkerasan jalan ini mengalami kerusakan berupa retak, lubang, dll. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi kondisi perkerasan serta menentukan jenis pemeliharaan atau perbaikan yang bisa diterapkan sesuai dengan jenis dan tingkat kerusakan yang terjadi dengan metode Bina Marga dan metode Pavement Condition Index (PCI). Prosedur penelitian dilapangan dilakukan secara visual dengan menggunakan alat meteran, formulir survey, dan alat tulis, yang digunakan untuk mengetahui luasan dan kedalaman kerusakan, selanjutnya dikelompokkan berdasarkan jenis dan tingkat kerusakan, serta melakukan survey volume lalu lintas yang mana data hasil survey tersebut akan digunakan pada metode Bina Marga. Hasil pengukuran dan survey volume lalu lintas tersebut akan digunakan pada tahap perhitungan dan analisis dengan
menggunakan metode Bina Marga dan metode Pavement Condition Index (PCI). Setelah perhitungan dan analisis kemudian akan direncanakan teknik penanganan dan jenis pemeliharaan yang dapat diterapkan pada ruas jalan Stadion Pancasila. Dari hasil penelitian dan analisis data, didapatkan jumlah volume lalu lintas sebesar 7627 dan kondisi perkerasan jalan didominasi oleh tambalan dan tambalan
galian utilitas 42,14%, retak kulit buaya 20,94%, pelapukan dan butiran lepas 19,52%, retak memanjang dan melintang 9,71%, jalur/bahu turun 5,82%, sungkur 0,73%, lubang 0,65%, kegemukan 0,34%, retak slip 0,12%, dan yang terendah yaitu benjol dan turun 0,03%. Hasil analisa data menunjukkan bahwa kondisi perkerasan jalan dengan kedua metode tergolong dalam kondisi sedang (fair), dimana berdasarkan metode Bina Marga nilai prioritas sebesar 9,16 (>7) dan metode PCI diperoleh nilai PCI sebesar 68,02 (Sedang). Dari hasil kondisi perkerasan berdasarkan metode Bina Marga dan Pavement Condition Index (PCI) direncanakan bentuk pemeliharaan yaitu pemeliharaan rutin.
Kata Kunci : Kerusakan Jalan, Bina Marga, Pavement Condition Index (PCI), Jenis Pemeliharaan
Tidak tersedia versi lain