Text
Pengaruh Penambahan Abu Ampas Tebu dan Kapur Terhadap Stabilitas Tanah Lempung
Pada jalan penghubung didaerah Sungai Sapih, kerusakan jalan terjadi pada daerah tersebut di karenakan tanah yang kurang stabil akibat terlalu banyak kandungan tanah lempung. Tanah dasar merupakan material utama yang sangat berpengaruh dan terpenting pada jalan yang akan menjadi tumpuan dan mendukung seluruh beban konstruksi yang berada di atasnya. Hasil uji sifat–sifat fisis tanah yang terdiri dari uji saringan no.200, uji specific gravity, uji batas Atterberg menunjukkan bahwa pada pencampuran tanah dengan 8% kapur dan 9% abu ampas tebu nilai butiran saringan no.200, nilai batas cair (LL) dan nilai indeks plastisitas (PI) menurun dan nilai batas plastis (PL) dan batas susut (SL) meningkat. Sedangkan hasil uji sifat mekanis yang terdiri dari uji pemadatan, pengembangan dan tekanan pengembangan nilai kepadatan maksimum meningkat pada 8% kapur dan 9% abu ampas tebu didalam kandungan tanah. Pada peningkatan abu selanjutnya nilai ini cenderung menurun sebaliknya kadar air optimum pada awalnya menurun, pada peningkatan abu selanjutnya nilai ini meningkat, untuk pengembangan dan tekanan pengembangan nilai-nilai ini menurun seiring meningkatnya persentase abu didalam tanah. Nilai terendah diperoleh pada 8% kapur dan 9% abu ampas tebu didalam kandungan tanah.
Kata Kunci: Tanah Lempung, abu ampas tebu, dan kapur, Stabilitas, Pengembangan.
Tidak tersedia versi lain