Text
Analisa Stabilitas lereng dengan Aplikasi Geo-Slope (Studi Kasus : Jalan Simalaka (Sicincin - Malalak - Balingka)
Longsor adalah peristiwa yang sering terjadi pada suatu lereng. Salah satu faktor penting yang menyebabkan terjadinya tanah longsor selain adanya beban yang berada di atas lereng adalah infiltrasi air hujan. Pada data curah hujan di daerah Ruas Jalan Malalak juga memiliki intensitas hujan dengan keadaan curah hujan lebat. Tidak menutup kemungkinan akan terjadi kelongsoran. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis besarnya angka keamanan pada Ruas Jalan Malalak. Penelitian ini diklasifikasikan ke dalam penelitian terapan. Kajian akan menggunakan data parameter tanah dan data curah hujan, serta membandingkan faktor aman yang didapat menggunakan medote fellenius dan Software Geo studio V, akibat terganggunya kestabilan tanah atau batuan penyusun lereng. Hasil analisa dari penggunaan program Geo-Studio dan menggunakan metode Fellenius menunjukkan nilai Faktor Keamanan dari lereng di kawasan Malalak adalah 0,80. Maka dari
hasil itu berarti lereng di kawasan tersebut dalam kondisi tidak stabil karena memiliki faktor keamanan < 1,5. Hasil analisa perhitungan dari penelitian yang dilakukan pada ruas jalan Malalak KM 28 menunjukan bahwa nilai faktor keamanan yang didapat masih dikatakan labil, dimana nilai FK kurang dari 1.5 dapat disimpulkan bahwa infiltrasi hujan dan kemiringan lereng sangat berpengaruh terhadap kestabilan lereng. Dimana faktor keamanan atau FK (Faktor Keamanan) lereng menurun seiring dengan lamanya infiltrasi air hujan yang terjadi di daerah Malalak.
Kata kunci: longsor, analisis kestabilan lereng, faktor keamanan lereng
Tidak tersedia versi lain