Text
Analisa Laju Erosi dengan Membandingkan Metode Musle (Williams, 1975) dan (Synder, 1980) pada Das Batang Kuranji Bagian Hilir
Indonesia memiliki banyak daerah aliran sungai salah satunya adalah DAS Batang Kuranji yang terletak dikota Padang. DAS dimanfaatkan oleh manusia untuk menunjang keberlangsungan hidup serta untuk meningkatkan kesejahteraannya. Aktivitas
pemanfaatan DAS itulah memberikan dampak positif dan negatifnya, salah satu dampak negatifnya adalah penurunan fungsi DAS ditandai dengan meningkatnya angka erosi lahan dikawasan DAS tersebut. Dilakukannya penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui berapa besar laju erosi yanng terjadi di DAS Batang Kuranji bagian Hilir, metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode MUSLE Williams 1975 dan Snyder 1980 juga menggunakan softwer Arcgis. Data yang digunakan pada penelitian ini diantaranya data curah hujan selama sepuluh tahun, peta jenis tanah, peta kontur, peta tata guna lahan. Sehingga didapat hasil erosi metode MUSLE williams sebesar 195,25 ton/ha/tahun ini merupakan jumlah erosi yang terbawa oleh aliran pertahun erosi ini termasuk kelas berat, metode MUSLE Snyder di dapat sebesar 130.72 ton/ha/tahun kedua erosi ini masuk kedalam kelas erosi sedang.
Kata Kunci : DAS, Erosi, MUSLE, Williams (1975), Snyder (1980), Batang Kuranji.
Tidak tersedia versi lain