Text
Studi Analisis Volume Aliran Dihulu Batang Sumani Pada Outlet Danau Dibawah
Volume aliran berguna untuk mengetahui debit yang tersedia pada sebuah DAS. Debit yang tersedia pada suatu DAS apabila volumenya berlebih atau kurang maka akan memiliki dampak yang kurang menguntungkan bagi masyarakat. Volume aliran yang terlalu besar mengakibatkan terjadinya banjir yang memiliki dampak yang sangat merugikan bagi masyarakat. Namun jika volume aliran yang tersedia terlalu kecil juga menyebabkan masyarakat kekurangan air. Data volume aliran dibutuhkan dalam melakukan pengendalian banjir dan juga berguna untuk menghitung ketersediaan air. Volume aliran ini ditinjau pada saat kondisi debit banjir dan saat kondisi normal. DAS yang ditinjau pada analisa ini adalah seluas 25,1641 km2, Panjang sungai utama dari DAS ini adalah 7,32 km. Untuk mencari debit dari DAS yang di tinjau menggunakan data curah hujan dan analisis sebaran wilayah curah hujan tersebut menggunakan Metode Polygon Thiessen. Metode yang digunakan dalam menghitung volume aliran pada debit banjir adalah menggunakan metode hasper, weduwen, dan hidrograf satuan
sintetik nakayasu (HSS Nakayasu). Sedangkan metode yang digunakan dalam perhitungan debit andalan adalah menggunakan metode FJ Mock. Data yang dibutuhkan dalam analisa ini adalah peta topografi, data curah hujan, dan data klimatologi. Dari hasil analisa didapat volume aliran pada saat kondisi debit banjir adalah Q2 = 63,36m 3/dt, Q5 = 76,88 m3
/dt, Q10 = 84,51 m3/dt, Q20 = 90,11 m3 /dt, Q50 = 98,79 m3 /dt, danQ100 = 104,04 m3 /dt. Volume aliran pada saat kondisi debit normal adalah januari =0,33 m3 /dt, februari = 0,50 m3 /dt, maret = 0,86 m3 /dt, april = 0,65 m3 /dt, mei = 0,40m3 /dt, juni = 0,40 m3 /dt, juli = 0,65 m3 /dt, agustus = 0,46 m3 /dt, september = 0,36 m3 /dt,oktober = 0,60 m3 /dt, november = 0,73 m3 /dt, dan desember = 0,77 m3 /dt.
Kata kunci : Volume Aliran, Debit Banjir, Debit Andalan
Tidak tersedia versi lain