Text
Kajian Pemanfaatan Limbah Plastik Terhadap Daya Dukung Tanah Lempung
Tanah merupakan dasar pondasi yang mendukung semua beban struktur atau konstruksi, yang berdiri diatasnya, baik konstruksi bangunan maupun konstruksi jalan. Pada Jl. Kampung Baru, Simpang Haru, Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur kerusakan jalan pada daerah tersebut terjadi karena tanah yang kurang stabil akibat terlalu banyak kandungan tanah lempung. Tanah dasar merupakan material utama yang sangat berpengaruh dan terpenting pada jalan yang akan menjadi tumpuan dan mendukung seluruh beban konstruksi yang berada di atasnya. Hasil uji sifat–sifat fisis tanah yang terdiri dari uji saringan no.200, uji specific gravity (gs), uji batas atterberg menunjukkan bahwa semakin tinggi persentase limbah plastik dalam tanah dapat menurunkan nilai Batas Cair (LL) 0,31%, Indeks Plastisitas (PI) 26,41%, lolos saringan
no. 200 sebesar 2,91% dan meningkatkan nilai Batas Plastis (PL) 20,05%, dan Batas Susut (SL) 48,52% terhadap nilai-nilai yang sama dari tanah asli. Hasil uji sifat mekanis tanah menunjukkan bahwa pada awalnya nilai pemadatan, nilai CBR baik terendam (soaked) maupun tidak terendam (unsoaked) dan nilai pengembangan (swelling) mengalami peningkatan. Pada peningkatan persentase limbah plastik selanjutnya nilai
ini cenderung menurun. Nilai tertinggi dicapai pada persentase limbah plastik 1%. Pada nilai pemadatan meningkat 4,47%, nilai CBR tidak terendam (unsoaked) meningkat sebesar 9,63%, nilai CBR yang terendam (soaked) meningkat sebesar 22,79% dan nilai pengembangan (swelling) meningkat sebesar 19,82% dari nilai-nilai yang sama dari tanah asli. Pada nilai kuat tekan bebas (qu) pada pencampuran limbah plastik 1% menurun sebesar 0,28% atau 9,39% dari tanah asli, seiring dengan bertambahnya jumlah persentase limbah plastik nilai ini meningkat.
Kata Kunci: Tanah Lempung, limbah plastik, cbr, kuat tekan bebas
Tidak tersedia versi lain